Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Sosialisasi Bijak Mengonsumsi SKM bersama Muslimat NU

Sosialisasi Bijak Mengonsumsi SKM bersama Muslimat NU Bertempat di gedung PMII Yogyakarta  Kamis, 20 Februari yang lalu, Makvee dan beberapa kawan blogger-influencer Yogyakarta berkesempatan mengikuti acara sosialisasi "Bijak Mengkonsumsi SKM" yang diselenggarakan oleh Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia bekerja sama dengan Muslimat NU Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta. Pemberi Sambutan ; 1. Dr. Erna Yulia Soefihara, Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Muslimat NU Yogyakarta 2. Drh. Berty Murtiningsih, Kabid P2 mewakili Gubernur DIY Narasumber talkshow ; 1. Dra. Diah Tjahjonowati, M.Si., Apt - Mewakili Kepala Balai BPOM DIY 2. Drh. Berty Murtiningsih, Kabid P2 mewakili Kadinkes DIY 3. Hj. Lutvia Dewi Malik S.Ag dari Muslimat NU Yogyakarta 4. Arif Hidayat, SE, MM. dari YAICI. BBPOM Yogyakarta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan surat edaran bernomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang 'Label dan Ikla

Guru Aini Honest Review

Jumat, 14 Februari 2020 tepat di hari kasih sayang, Makvee ikut Intimate Evening with Andrea Hirata, penulis kesayangan Makvee. Andrea Hirata baru saja menyelesaikan buku terbarunya Guru Aini. Tapi sebelum membahas mengenai Guru Aini.  Perlu diketahui dunk kalau Makvee ketemu penulis hebat dan berprestasi. Percaya? nih simak ulasan pendek profil Andrea Hirata berikut ini; Tentang Penulis Andrea Hirata adalah pemenang pertama  New York Book Festival 2013   untuk  The Rainbow Troops ,  Laskar Pelangi  edisi Amerika,  penerbit Farrar,   Straus & Giroux, New York , kategori  General Fiction  serta pemenang pertama  Buchawards 2013,  J erman  untuk  Die Regenbogen Truppe ,  Laskar Pelangi  edisi Jerman, penerbit  Hanser-Berlin .  Andrea  Hirata juga pemenang seleksi  short story  majalah sastra terkemuka di Amerika,  Washington Square Review,  New York University, edisi Winter/Spring 2011 untuk  short story  pertamanya  Dry Season . Bersama nobelis sastra Orhan Pamuk da

Review Jujur Le Mindoni Cafe

Hi Nongkrongers? Apa kabar? Aku harap kalian baik dan sehat ya. Sebagai high quality single, Makvee pasti sangat selow dan woles kala Sabtu tiba. Ehhh tetiba nih di satu Sabtu di bulan Februari ada yang ngajak pergi ke salah satu Cafe bergaya Eropa dan vintage. Iya Makvee juga kaget “ehh ada kafe bergaya vintage gitu?” Iya, Makvee belum pernah ke Eropa. Nyicil dulu lah ya nongkrong di Cafe bergaya Eropa. Biar disegerakan lah ya ke Eropanya. Amin! Amin paling serius!. Tentang Le Mindoni Cafe Nah, cafe bergaya eropa ini hadir di tengah kota Jogja, tepatnya di Jalan Kranggan Jetis Yogyakarta. Bernama Le Mindoni Cafe. Lucunya Le Mindoni Cafe sendiri sebenarnya diambil dari bahasa jawa "Mindoni" yang artinya tambah, mengulang atau berulang.  Le Mindoni seolah mengajak nongkrongers yang pernah datang kesana untuk kembali datang lagi, dan mengulang hal-hal yang baik tentunya. Hmmm positive vibes everywhere. Btw, pas Makvee kesana kira-kira pukul 19.30-

Review Jujur Sate Ratu (Sate Kanak dan Sate Merah)

Yummmmy Senja menyapa perutpun berbunyi, tanda tubuh bahwa saatnya makan. Teringat sate favorit yang berada di area Jogja Paradise. Cuss mengarahkan motor kesana.  Long time no eat  sate penuh kalori ini. Udah lupakan diet diet-an. Kali ini Makvee mau makan banyak menikmati hidup lepas bebas lepaskan bebaskan ( aku ojo kuru tapi yo ojo kelemon ) hahahah.  Suasana di Sate Ratu Sampai sana pesan Sate Merah seperti biasa. Duduk di pojokan bareng kak backpackiffa , yang hari itu kami senada pake baju kuning-kuning.  Bersama orang dibalik  https://www.backpackiffa.com/ Memang sudah biasa kalau makan di Sate Ratu selalunya di depan background tembok yang isinya cecoretan para turis mancanegara yang udah berkunjung.  Tapi, Makvee tuh penasaran sama yang di putar di TV, youtuber Jwestbro dunk review Sate Ratu tapi yang Sate Kanak.  Dengan tagline "Wakacao, sumpah gue ga boong" Makvee jadi salah satu penikmat konten yang mereka buat di youtube. Men

Yogyakarta Independent School: Chinese New Year Celebration

Halooo halooo pembaca Makveestory, Makvee ini asli Jogja tapi parah banget baru tahu ada sekolah internasional di Yogyakarta. Sungguh terkadang saya ini kudet alias kurang update. Nah, kemarin Makvee baru saja mengikuti event tahunannya. Saya akan bahas kupas tuntas mengenai sekolah internasional ini dan kok saya kemudian akan membuat teman-teman, bapak dan ibu-ibu yang baca tulisan saya jadi penasaran sama sekolah ini.  Yuk! Check it out! Kemarin saya mengikuti event tahunan sekolah ini. Sekolah yang saya kunjungi ini bernama Yogyakarta Independent School atau orang-orang banyak yang lebih mengenalnya dengan Yogyakarta International School  atau mudahnya disebut YIS. YIS sendiri telah lama ada di Yogyakarta tepatnya berdiri sejak tahun 1989. Lokasi lama berada di area Jalan Magelang kemudian sekarang pindah ke tanah yang lebih luas dan berada di kehijauan di utara Monjali, tepatnya di Jalan Tegal Mlati No 1, Jombor Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman. Seberapa besa