Extra Fun dan Extra Cool Bersama Acer

Wuidiwww sobat techno kali ini Makvee akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menulis tentang teknologi setelah Makvee mendapatkan undangan dari Acer dalam acara bertajuk “Acer Day 2019 Kembali Menggebrak Yogyakarta, Saatnya Miliki Laptop Idaman serta Menangkan Trip ke Korea dan 2220 Hadiah Sensasional Lainnya” Puanjaaaang juga ya tajuknya. Iyaa iyaaa iyaaa biar jelass biarrr cethooo biar pahammmm. Jadi Acer ternyata sedang merayakan usianya yang ke-20 tahun. Yeayyyy tapi Acer emang baik banget deh ahhhhh, di usianya yang ke-20 ngasih hal-hal seru dan benefit menarik untuk para pelanggannya.
Tapi sebelum melangkah lebih jauh Makvee mau sekilas bercerita tentang Acer

Tentang Acer Indonesia

Didirikan pada tahun 1976, Acer sekarang menjadi salah satu perusahaan ICT terkemuka di dunia dan telah hadir di lebih dari 160 negara. Acer melihat ke masa depan, berfokus untuk menciptakan dunia di mana perangkat keras, perangkat lunak dan layanan saling menyatu untuk membuka kemungkinan baru bagi konsumen dan bisnis. Dari teknologi yang berorientasi kepada layanan hingga Internet of Things, gaming dan Virtual Reality, 7000+ karyawan Acer berdedikasi untuk riset, desain, pemasaran, penjualan, dan dukungan produk serta solusi yang memutuskan hambatan antara manusia dan teknologi. Acer Indonesia mulai beroperasi sejak tahun 1998 dan saat ini telah menjadi pemain utama di industri PC Indonesia. Acer mencatat pertumbuhan yang stabil dan positif di pasar Indonesia, terbukti dengan berhasil menjadi merek No.1 untuk kategori laptop selama 8 tahun berturut-turut dan No.1 untuk kategori PC selama 7 tahun berturut-turut di Indonesia (IDC PC Tracker & Gartner Inc). 

Prestasi tersebut sekaligus menempatkan Acer sebagai merek laptop dan PC pilihan masyarakat Indonesia, terbukti dengan berbagai penghargaan bergengsi yang diterima Acer, di antaranya: Top Brand Award selama 12 tahun berturut-turut, Indonesia Best Brand Award, Customer Service No.1 di Indonesia untuk kategori laptop, Indonesian Customer Satisfaction Award selama 10 tahun berturut-turut, termasuk mendapatkan penghargaan internasional sebagai The Most Socially Devoted Brand di Facebook untuk Kategori Elektronik untuk layanan pelanggan melalui media sosial dari www.socialbakers.com. Acer berkomitmen untuk menjalin komunikasi tanpa batas dengan konsumen di seluruh Indonesia. Hal ini diwujudkan melalui jaringan layanan purnajual yang dapat ditemui di 106 lokasi di 84 kota di Indonesia, Acer Contact Center dengan tarif lokal 1500-155, serta layanan melalui media sosial selama 24 jam setiap harinya

Mantaaap bangettt gak tuhhhh gaesss, inii tuh perjalanann terjauh Acer di Indonesia. Dengan tagar #20yearschallenge Acer berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk para penggunanya. Layaklah Acer pada tahun 2019 kembali mendapatkan Top Brand Award. 


Program seru Acer
Dalam rangka anniversary Acer di Indonesia kedua puluh tahun, Acer sungguh memberikan apresiasi penuh kepada pelanggannya melalui berbagai penawaran spektakuler yang dihadirkan melalui campaign Acer Day yang #XtraFun dan #XtraCool di Indonesia.
Acer Day hadir kembali tahun ini dengan sensasi penawaran terbaik dan lebih WOW disertai dengan Acer Point Reward untuk setiap pembelian laptop Acer, nah ini tuh bikin pelanggan berkesempatan memiliki laptop gaming idaman Predator Helios 300 dengan cashback hingga dua juta rupiah. Wagelasih cashbacknya ga nangggung nanggung kan ya. Plussss walaupun dapat cashback tapi masih bisa berkesempatan memenangkan 2222 hadiah seru mulai dari 2 paket wisata ke Korea, 20 laptop tipis Swift 3 Acer Day Edition, 200 Predator headset, dan 2000 Nitro backpack. Periode promo Acer Day 2019 berlangsung mulai tanggal 18 Juli hingga 30 September 2019.

Acer memberikan beragam program yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh kawula muda se-Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Apa aja sih apaa aja
Ini nih detailnya;
1. Setiap pembelian laptop selama periode Acer Day mulai 18 Juli - 30 September 2019, pembeli laptop Acer akan mendapatkan garansi resmi tiga tahun
2. Laptop tipis Swift 3 ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 6 jutaan dengan cashback hingga setengah juta rupiah dan gratis satu unit printer.
3. Laptop gaming Nitro 5 melengkapi tawaran seru di Acer Day dengan harga mulai Rp 11 jutaan dengan cashback hingga satu juta rupiah dan gratis Nitro gaming mouse.
4. Acer Day 2019 ini semakin meriah semeriah meriahnya karena adanya program Acer Point Reward dengan hadiah utama trip wisata ke Korea, melengkapi 2220 hadiah seru lainnya
5. Selain 2 hadiah utama paket wisata ke Korea, juga tersedia 20 laptop tipis Swift 3 Acer Day Edition, 200 Predator gaming headset, dan 2000 Nitro backpack.

Kerennya emang Acer sedang roadshow ke kota-kota besar di Indonesia. Acer Day tahun ini, Acer memperkenalkan untuk pertama kalinya lini untuk creator yakni ConceptD series, laptop gaming Nitro 7 dan laptop ultra tipis Swift 7.
Udah tahu kan kalau Makvee emang pengeeennn banget sama Laptop dengan Concept D. Ada apa sih dengan Concept D ini, jadi ConceptD, lini terbaru yang dirancang khusus untuk para kreator. ConceptD menghadirkan kekuatan dan kinerja yang dibutuhkan kalangan kreatif, dan dilengkapi akurasi warna lebih tinggi dengan 100% Adobe® RGB color gamut dan dukungan Delta E<1,5.” Ini artinya warna di yang tampil d layar sungguh sungguh sungguh menyerupai warna aslinya. Kebayangkan gimana bagusnya laptop ini mendukung pekerjaan content creator dalam edit gambar, edit video, maupun blogging. Aslik Terbaik!

Pada Acer Day tahun ini, Makvee juga baru tahu, kalau pelanggan dapat menikmati berbagai penawaran istimewa, salah satunya adalah untuk pembelian laptop terbaru Acer. Setiap pembelian lini produk consumers Acer selama periode Acer Day yakni di 18 Juli hingga 30 September 2019 dan melakukan registrasi melalui website Acer Day di www.acerid/acer-day, pelanggan telah memenuhi syarat untuk berkesempatan mengikuti program pengumpulan poin reward berhadiah dan memenangkan 2222 hadiah menarik.

Kalaupun tidak membeli produk acer kamu kamu kamu iya kamu masih bisa mengumpulkan poin dan mengikuti undian berhadiah hadiah ke Korea dengan cara review produk-produk Acer. 

Sudah segini dulu ya ceritanya Makvee mau buruan nyari Laptop Acer yang Thin, Light, dan Limitless. Makvee mau Gerak cepat sebelum kehabisan. Cusssss

Blog         : www.acerID.com         
Twitter     : @acerID
YouTube  : www.youtube.com/acerindonesia
Instagram : acerID & predatorgamingindonesia
Facebook : www.facebook.com/acerindonesia & www.facebook.com/predatorgamingindonesia
Contact Center : 1500155

SIMILAR POSTS

SOBATKU Tabungan Online Penuh Manfaat


Teman-teman kawula muda pembaca setia Makveestory. Makvee kali ini mau bercerita mengenai tabungan online yang mendaftarnya hanya berdasarkan nomor telepon yang kita miliki. Sekilas mengenai aplikasi SOBATKU yang bisa diunduh via aplikasi android atau OS. SOBATKU (Simpanan Online Sahabatku) adalah tabungan online berbasis aplikasi. Tabungan online ini berasal dari KSP Sahabat Mitra Sejati, atau Sahabat UKM (www.sahabat-ukm.com) yang berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic Square Jakarta. Aplikasi ini memang menjadi aplikasi yang siap bersaing dengan aplikasi fintech lain. SOBATKU, dalam mengembangkan bisnisnyapun didukung penuh dan bermitra dengan Bank Sahabat Sampoerna.

SOBATKU Gelar Undian di Plaza Ambarrukmo, Bagikan Hadiah 100 Juta dan Paket Umrah

Minggu, 14 Juli 2019, SOBATKU hadir beramai-ramai di Plaza Ambarrukmo.

Acara awal dibuka dengan kompetisi dance KPOP yang membuat riuh Atrium Ambarrukmo Plaza.

Tujuan SOBATKU adalah kembali mewujudkan impian pengguna aplikasi SOBATKU melalui program Undian Grand Prize berhadiah utama 100 juta dan 4 Paket Umrah untuk 4 Pemenang. Wahh Makvee udah kebayang sih gimana bahagianya dapat hadiah utama 100 juta. Menoyor diri sendiri “makanya nabung Makvee nabung!”

Nah Makvee datang dunk di Acara undian Grand Prize ini. Apalagi ini tuh udah diadakan ke-8 kali di Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Tidak hanya itu, SOBATKU juga membagikan satu paket umrah tambahan khusus bagi warga DIY dan Jateng melalui program Jutawan SOBATKU.Penarikan undian Grand Prize juga dihadiri oleh Ceppy Y. Mulyana, Ketua Pengurus KSP Sahabat Mitra Sejati dan hadir pula Bapak Henky Suryaputra  dari Bank Sahabat Sampoerna sebagai lembaga mitra, serta disaksikan oleh Pejabat Dinas Sosial Yogyakarta, Dinas Sosial DIY, Polsek Depok Barat Yogyakarta, Notaris, tamu undangan, serta anggota, dan calon anggota KSP Sahabat Mitra Sejati. Kegiatan pengambilan  Undian Grand Prize dan Pesta Jutawan SOBATKU  juga turut dihadiri oleh, Deputi Menteri Bidang kelembagaan Ir. Bapak Luhur Pradjarto, MM, Deputi Menteri Bidang Pengawasan, Bapak Suparno, SE, MM dan Ketua Dewan Koperasi Indonesia, Bapak Dr. Agung Sudjatmoko, MM.

Kehadiran para tamu spesial pejabat tinggi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI serta Dekopin Pusat tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan bahwa KSP Sahabat Mitra Sejati yang memiliki tabungan online merupakan bentuk nyata bahwa koperasi sudah masuk di era transformasi koperasi.


Bukan sekadar memperingati Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) 2019. SOBATKU juga turut mendukung dengan reformasi total koperasi di Era Industri Teknologi 4.0, yang menjadi tema peringatan Hari Koperasi Nasional 2019. SOBATKU yang telah hadir selama 2 tahun semenjak 2017 telah memberikan pelayanan yang maksimal kepada anggota secara online maupun real time.Makvee juga melihat antusiasme masyarakat untuk mengikuti Pesta Jutawan SOBATKU sangat tinggi.Terkeren dari Momen ini adalah semua orang yang hadir, selama memiliki KTP DIY dan Jawa Tengah, bisa ikut program Jutawan ini. Jadi tidak terbatas untuk warga Yogyakarta saja, tapi seluruh warga yang berdomisili di DIY dan Jawa Tengah. Psst acara ini juga menjadi ajang silaturahmi anggota pengguna SOBATKU.

Pemilihan DIY dan Jawa Tengah, khususnya Yogyakarta sebagai lokasi penarikan undian Grand Prize ke - 8  bukan tanpa alasan. Semua ini kerena SOBATKU melihat bahwa DIY dan Jawa Tengah adalah daerah yang pertumbuhan ekonominya tinggi, penduduknya besar, memiliki jumlah kaum milenialnya besar dan wilayah yang besar, dan yang penting daerah DIY dan Jawa Tengah memiliki pengguna SOBATKU yang menempati urutan ke-6 terbanyak di Indonesia jumlah pengguna SOBATKU. 

Wowoowowow Tepuk Tangaannn dunkkkk

Pengundian yang berlangsung di Plaza Ambarrukmo berlangsung seru. Makvee juga merasa surprise karena pemenang hadiah utama berupa paket umrah 100 juta jatuh kepada Kak Andreas.

Kak Andreas ini bukan seorang beragama muslim, sehingga hadiah yang didapat dapat diambil berupa uang tunai. Wah senang sekali ini Kak Andreas dan keluarganya. Makvee sempat mengabadikan moment kegembiraan Kak Andreas, dan sempat sedikit mengobrol bersama Ibu Kak Andreas yang juga turut hadir. Nampak aura kebahagiaan membuncah dari wajah mereka. Mereka begitu bersyukur atas rejeki yang didapat. Makvee ucapkan selamat ya kak.


Nahhh SOBATKU tidak hanya membagikan hadiah milyaran rupiah, SOBATKU juga mengedepankan fitur pembelian dan pembayaran seperti pembelian pulsa, token Listrik, pembayaran PLN, PDAM, TV berbayar dan tiket Kereta Api, dan tabungan online ini sangat dimudahkan dengan fitur tanpa biaya admin, tanpa biaya bulanan dan tanpa minimum saldo! Kemarin sih Makvee udah menjajal jajanan di booth yang disediakan dan bekerjasama dengan SOBATKU.


Makvee jajan bayar lewat aplikasi SOBATKU. Super duper gampang karena tinggal scan QR Code yang ada di masing-masing booth. Happynya lagi dunk ada cashback 30% kemarin, makanya Makvee jajan sampe kekenyangan deh. Oh iya Hampir lupa kemarin tuh Makvee juga menikmati banget penampilan Pongki Barata dengan lagu-lagu andalannya. Aduduuuuu berasa nostalgia ke jaman dulu masa kecil dengerin Jikustik deh.

Gimana gak tambah happy happy happy kalau, tiap jajan dapat cashback, tiap jajan cashback lagi. Hmm tapi promo cashback 30% ini hanya berlaku pas acara kemarin hihihihi. Tapii Kalian-kalian jangan sedih, karena selain bisa nabung juga di aplikasi ini bermodal nomor hnadphone kalian. Kalian biasa jajan-jajan pakai aplikasi ini. Aman kok karena tanpa potongan gaesss, yang terpenting mudah dan aman.

Jadi gimana? Sudah download SOBATKU di Handphone kamu?


Info Lengkap Mengenai SOBATKU

Website: www.sobatku.co.id

Facebook: SobatkuID

Instagram: Sobatku_ID

Twitter: @sobatkuid

SIMILAR POSTS

Review Jujur Estuary Cafe Yogyakarta

Hari Sabtu di awal Juli saya dan 2 teman saya menembus kemacetan Jogja. Awalnya kami berniat untuk menikmati senja di Rooftop Satoria Hotel Yogyakarta. Tapi nyatanya senja telah berlari jauh dari kami. Kami-pun batal untuk menikmati senja. Mencari random café-café di Jogja, hingga bertanya ke teman-teman penggemar kopi dan foodgrammer Jogja. Saya pun menemukan instagram Estuary.id yang menampilkan suasana yang cozy dan lucu, dan tentunya instagramable yakaaan ya duonkkkk. Apalagi hari itu saya membawa gear lensa sudra saya Nikon D3500. Tentunya selain makan, sayapun ingin memotret sudut-sudut cantik Estuary Cafe.

Ketika datang, mobil grab pesanan kami disambut dengan baik dan diarahkan dengan baik pula oleh petugas parkir Estuary Café. Kami pun masuk dan disambut dengan teriakan anak-anak muda yang nampak fresh dan nampak sigap membantu. Saya pikir Estuary memang menerima anak-anak muda yang masih kuliah dan mau bekerja part time. Begitu masuk kami langsung disambut oleh kasir yang langsung menawarkan makanan.

Saya yang ribet bawa kamera dan beberapa perlengkapan langsung mencari tempat duduk. Rasa lapar dan lelah di perjalanan sejenak lenyap karena udara di ruangan yang cukup dingin setelah berjibaku dengan kemacetan Jogja yang hari itu memang sedang padat-padatnya, dikarenakan puncak kunjungan anak-anak liburan sekolah. Saya mengintip ke arah luar nampak beberapa anak muda yang nongkrong bersama teman-temannya. Area outdoor sehingga diperbolehkan untuk merokok  disana. Area outdoor tersebut juga ada yang di atas. Kalau saya bilang tempat ini cukup luas.

Saya duduk di ruangan utama, dekat dengan kasir dan bar. Selesai mengamati sekitar saya bergabung dengan teman yang masih ada di kasir untuk memilih makanan. Karena baru pertama kali dan hanya sekilas melihat instagramnya. Saya betul-betul tidak tahu kalau di Café ini tidak ada menu nasi. Sebelumnya, saya pernah dengar selintingan bahwa menu makanan berat yang ada di café begini biasanya rasanya kurang mantap. Ah saya tidak mau mengejudge terlebih dahulu. Walau agak kaget karena bayangannya ingin makan nasi tapi tidak tersedia. Ahhh ya sudah pikir saya thohh masih ada kentang.

Akhirnya kami bertiga memesan 3 menu yang sama yaitu Grilled Chicken ala Estuary, hazelnut chocolate, hot chocolate, ice chocolate, dan lemon tea. Pesanan lengkap, sudah bayar, dan yaokee kami menganggap pesanan kami sudah beres dan tinggal tunggu makanannya datang. Kami pilih bayar menggunakan debit, nota sudah diprint dan ditempelkan di nomor meja. Kamipun duduk lalu sibuk dengan handphone kemudian sayapun mengecharge handphone yang mulai menipis dayanya.

Kami pun sibuk berfoto-foto mulai dari menggunakan handphone dan kamera. Minuman datang sekitar 15 menit setelah kami pesan. 2 Makanan datang kemudian sekitar 25 menit.

Kemudian teman-teman saya makan duluan karena kelaparan sudah tidak bisa dipadamkan lagi. Saya sruput sedikit demi sedit Hazelnut chocolate saya, sambil heran kok makanan saya belum datang. Saya masih sempat mengabadikan ketika 2 teman saya makan di sela-sela saya menunggu. Hmmm Padahal kami bertiga memesan makanan yang sama. Dan makanan teman-teman sayapun telah tandas, iya tandas karena saking laparnya.


Teman saya Tya memutuskan untuk memanggil salah satu petugas Estuary dan bertanya dengan sopan “mas grilled chickennya kok kurang 1, punya teman saya belum ada“ Petugas Estuary Coffe itupun menjawab “akan kami check terlebih dahulu kak”
Jujur saat itu selera makan saya sudah hilang, karena terlalu lama menunggu. Dan saya bilang ke teman-teman saya “udah sih gpp, ntar aku makan nasi goreng aja nyari di pinggir jalan” itu jawaban antara sudah malas dan memang dari awal pengennya makan nasi hahhahahah pemakan karbo dasar emang.

Datanglah mas-mas lainnya yang mungkin dari awal handling meja kami. Saya sama sekali tidak ingat wajah mereka. Karena yang ribet sama makanan saya justru teman saya, hingga kemudian 1 dari mas-mas itu bilang seakan membela diri “Maaf kak, tadi saya sudah mengonfirmasi dan menanyakan apakah pesanan sudah lengkap tapi kakaknya sibuk pake headset" masnya ini menunjuk teman saya yang memang sejak awal datang aktif bertelpon dengan kekasihnya di lain tempat. Saya sendiri tidak mendengar masnya mengonfirmasi pesanan. Karena saya sibuk foto-foto di luar.

Nah setelah itu datang lagi mas-mas yang lain membawa nota dan mengatakan bahwa Grilled Chicken yang kami pesan dan tercetak di nota hanya 2 pesanan.

owww owwww Nah nah berarti kesalahan ada dimana nih, teman saya Tya pun yang mungkin saat itu kesal kemudian bilang dengan bahasa yang super duper sopan walaupun saya tahu dia sungguh kesal “Lhoh mas kami pembeli kan pesan-pesan saja, dan tadi kan sama kasirnya kami taunya sudah dicatat, apalagi kami bayarnya debit” Sayapun terdiam di kursi saya, dan heran. Karena, ketika di awal pesan Mbak Kasir itu “seperti” sudah mencatat dengan baik pesanan kami. Pusing dengan suasana itu saya memilih diam. Teman saya akhirnya ke kasir dan memesan Grilled Chicken lagi dikala saya sudah kehilangan mood makan sama sekali. Mungkin kalau bukan teman saya Tya, kami sudah diajak pergi saat itu juga dan tidak memesan grilled chicken lagi untuk saya. Duhhh suasananya benar-benar tidak enak saat itu.

Teman saya Tya bilang bahwa saya harus makan. Saya menghargai mereka dan akan membuat suasana semakin tidak enak jika saya tidak makan. Walau awalnya saya ingin membungkus saja makanannya dan segera enyah dari situ karena sudah lelah, ngantuk, lapar, ditambah situasi yang tidak mengenakkan saat itu.

Saat pesanan saya datang teman saya Tya masih sempat mengatakan “Besok pelayanannya ditingkatkan ya” Masnya yang datangpun menjawab “iya, maaf ya kak”

Teman saya Tya dan Kak Nea pun menyuruh saya makan “udah makan dulu, makan”. Saya makan murni karena menghargai mereka.

Baiklah ini review saya tentang makanannya.

Review Grilled Chicken Ala Estuary

Tampillannya cantik dan fotogenik. Ketika saya iris ayamnya empuk dan matang. Daun kemangi nampak sangat segar di piring. Kentang juga enak dan seasoningnya pas. Tapi begitu saya rasakan ayamnya. Ayamnya nampak kurang marinade. Jadi menurut saya agak hambar.  Entah kenapa saya merasakan bitter di after taste bumbu yang membungkus si grilled chickennya. Bumbu yang melapisi grilled chicken berasa tajam dan "kayak ada pait-paitnya gitu". Jadi bumbu yang terasa di lidah saya itu seperti dimasak terburu-terburu mengingat latar belakang cerita bagaimana si grilled chicken itu sampai di meja saya sambil nangis-nangis uwuwuwuuw dasar baper.

Tapi karena lapar, eman-eman, dan lagi-lagi saya menghargai teman-teman saya yang dengan setia menunggui saya makan, saya habiskan makanan itu. Ingat kata simbah “Ojo buang-buang panganan” artinya jangan buang-buang makanan.

Hazelnut Chocolate dan Hot Chocolate
Rasanya menurut saya tidak berbeda jauh dengan Hot Chocolate yang saya pesan. Rasanya so so lah dengan café lainnya dan tidak terlalu jauh berbeda. Hanya hot chocolatenya sedikit lebih kental saja. Well, buat kalian yang mau menjajal untuk makan disini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan

1. Kalau ingin foto-foto baiknya mengambil waktu antara pukul 03-05 (menurut teknik fotografi) sore atau pagi sekalian. Mengenai jam buka coba check di google bisnisnya atau di instagramnya.

2. Pesan dengan teliti dan pastikan pesananmu telah dicatat dengan baik oleh kasir.

3. Harga pricy dan makanan tidak ada menu nasi. Adanya kentang dan burger, jika dalam keadaan sangat lapar sebaiknya makan dahulu sebelum datang ke café ini. Juga saya mengamati Ibu-ibu yang baru pertama kali datang kesana yang juga menanyakan mengenai tidak adanya menu nasi.

4. Datang langsung berhadapan dengan kasir. Ini bukan MCD yang beli ice cream cone doang trus bisa nongkrong lama. Buat kamu yang terbiasa nongkrong dengan teman tanpa beli apapun dan pake wifi sebebas-bebasnya sebaiknya jangan lakukan disana, karena kemarin saya melihat mas-mas yang bingung karena mungkin niatnya mau nyusulin temannya saja.ehh langsung berhadapan sama kasir. Jadi ibarat kata, kamu pesen dulu baru duduk.

5. Hari Sabtu cenderung ramai, mending datang ketika  weekday. Jam buka check sendiri di Google ya hehehhe.

6. Wifi sulit diakses dan gagal sambung berkali-kali padahal password tersedia di nota. Jadi beli dulu dunk kalian sobat miskin baru bisa pake wifi. Tapi wifinya pun gagal akses, ohhh hayatiiiii ohhhhhh.

After all tempat ini lucu banget buat foto-foto di waktu yang tepat, dan mungkin saya kesana dalam kondisi kurang tepat. Terima kasih sudah membaca review ini. Salam sehat dan semangat.


      

SIMILAR POSTS

Menikmati Lezatnya Gelato di Massimo Gelato Jogja


Yeay yeayy yeayy kali ini Makvee mau cerita-cerita soal yang manis-manis. Tentang hal yang manis bukan melulu soal asmara lhoo yaaa. Diantara kalian pembaca www.makveestory.com siapakah yang tidak suka dengan yang manis-manis, dingin, dan lembut. Apa sih itu manis, dingin, dan lembut. Ini nih salah satu makanan favorit Makvee kalau lagi bad mood dan butuh mood booster, makanan yang dilarang sebenarnya pas PMS tapi Makvee doyan buangeettt. Iya ice cream, hmmm siapa diantara kalian yang tidak suka dengan ice cream? Makanan lembut, dingin, manis, dengan berbagai rasa ini sangat digemari oleh segala usia. Tapi selain ice cream, Makvee juga sangat menggemari gelato. Lalu apa beda ice cream, gelato, dan ada lagi sorbet, mana yang lebih enak dan bagaimana kandungan  gizinya.

1. Ice Cream
Memiliki kandungan gula dan lemak. Bedanya sesuai dengan judulnya ice cream lebih banyak menggunakan cream di dalam adonannya dan menggunakan kuning telur, dan susunya lebih sedikit. Ice cream disajikan dengan suhu sangat dingin, maka kalau kita membeli ice cream di pasaran freezernya pasti dalam kondisi yang sangat dingin. Kandungan lemak pada ice cream lebih banyak dibanding gelato. Rata-rata ice cream memiliki kandungan lemak mulai 14 hingga 17% lemak. Kandungan lemak ini tentunya mempengaruhi nilai kalori yang ada dalam ice cream.




2. Gelato
Di dalam gelato juga memiliki kandungan lemak dan gula, namun gelato memiliki kandungan susu yang lebih banyak dibandingkan cream. Hampir semua gelato umumnya tidak menggunakan kuning telur dalam adonannya. Gelato juga tidak disajikan pada suhu yang sama dengan ice cream. Sebab, kalau suhunya terlalu dingin maka tekstur dari si gelato ini akan menjadi terlalu keras dan kurang elastis, sehingga kurang nikmat jika disantap. Maka suhu yang tepat untuk penyajjian gelato biasanya disajikan 15 derajat lebih hangat dibandingkan es krim. Mengenai gizi, karena gelato tidak menggunakan kuning telur dalam pembuatannya maka inipun berpengaruh pada kalorinya, sehingga gelato hanya memiliki 8% lemak. Kandungan lemak otomatis mempengaruhi nilai gizi dan kalori. Gelato memang lebih rendah lemak dibandingkan dengan ice cream.  

Perbandingan gizi ice cream dan gelato adalah setiap 100 gram gelato dan 100 gram es cream akan memiliki kandungan gizi yang begitu berbeda. Setiap 100 gram gelato mengandung 90 kalori, 3 gram lemak, 10 gram gula. Sedangkan 100 gram ice cream mengandung 125 kalori, 7 gram lemak, dan 14 gram gula. Nah perbedaannya sangat jelas  bukan. Namun,  yang perlu kita perhatikan adalah memakan gelato dalam jumlah banyakpun maka hasilnya sama dengan makan seporsi ice cream mueheheheh. Intinya kan segala yang berlebihan tidaklah baik.

Selain lemak, es krim juga lebih tinggi gula dibandingkan dengan gelato. Sebab ini berkaitan dengan suhu penyajiannya. Suhu yang dingin akan menyamarkan rasa, termasuk rasa manis.

3. Sorbet
Komposisi bahan baku sorbet sangatlah berbeda dengan gelato dan ice cream. Bahan baku utama sorbet adalah buah, gula, sirup, dan tambahan soft ice. Maka dari itu sorbet memiliki tekstur yang cenderung keras dan kasar. Di negara asalnya di Perancis, sorbet disebut dengan granito. Cita rasa sorbet adalah segar karena terbuat dari buah-buahan. Sorbet berfungsi sebagai dessert yang segar setelah memakan makanan berlemak seperti steak.  

Makvee menemukan satu tempat asyikk di Jogja tepatnya di seputaran Kotabaru, bernama Massimo Gelato. 



Memiliki keterangan bahwa "A true Italian Gelateria which has been serving high quality gelato for 10 years in Bali and now has open shop in Jogja. Providing the equally best quality gelato at the equally same price that of Bali. A commitment of delivering only quality gelato's to our beloved customers." Massimo si pemilik restaurant ingin menghadirkan gelato yang lain daripada yang lain dengan harga yang terjangkau. Massimo mengambil inspirasi dari tradisi kuliner di kota asalnya di Italia Selatan. 



Massimo menyajikan makanan andalan Italia. Namun bukan sekadar makanan Italia, karena Massimo memilih menyajikan makanan tradisional Italia. Sehingga yang dihasilkan adalah rasa yang otentik, tetapi juga memiliki rasa nyata dari makanan Italia yang dibuat sendiri seperti makanan rumahan di Italia. Di websitenya www.massimobali.com pemilik Massimo Gelato, yaitu Massimo, mengatakan bahwa  "aku tidak hanya sekadar menyajikan makanan mewah, karena aku memperhatikan kualitas bahan dan memasaknya sendiri agar benar-benar otentik Italia". Komitmennya terhadap kualitas bahan sudah berlangsung lama, sejak restaurantnya berdiri.



Baru buka 4 Mei 2019 lalu Massimo Gelato telah menarik perhatian pecinta kuliner dan pecinta gelato Jogja termasuk Makvee. Suasananya yang adem dan instagramable memang cukup menyedot perhatian muda mudi Jogja. 


Apalagi ada bean bag berwarna warni yang cukup bisa membuat mager-mager-an makin seru sambil menikmati senja di tengah kota. 
Bicara mengenai gelatonya Makvee kemarin memilih 3 rasa 7 segretti, strawberry, dan sunset paradise. Makvee senang sekali karena walaupun datangnya di sore hari, Makvee masih kebagian satu gelato segar manis sunset paradise. 
Sunset paradise ini istimewa karena menggunakan garam himalaya sebagai salah satu ingredientnya. Rasanya mengimbangi 7 segretti saya yang cenderung chocolate vanilla taste, ditambah lagi strawberry yang menyegarkan. Makvee juga dikasih bonus strawberry segar yang pecah banget pas di mulut. Sensasi asam berpadu dingin menjadi satu, pyaarrr udah deh enak banget.  1 Cone besar dengan 3 rasa itu Makvee cukup mengeluarkan uang Rp25.000,- Worth it banget untuk gelato yang seeeeendulita itu.

Makvee juga nyicipin cemilan hangat-hangat sedap ala Massimo Gelato Jogja yaitu panini dan briosce. Jadi menu ini benar-benar asli itu jika ada pesanan,baru dibake dan dimasakin. Maka pembeli pun bisa mendapatkan panini dan briosce yang masih hangat dan fresh. Kalau Makvee bilang, ini Ueeeeenak banget deh anget-anget ditambah gelato yang dingin,lumer, menggoyang lidah. 


Juga, jangan khawatir mengenai harga, karena harganya juga murah ceria, per-piece-nya hanya Rp10.000,- saja.  Semua bahan yang ada di massimo Gelato dipastikan selalu fresh dan baru, jadi tidak ada yang menggunakan bahan beku. Inilah yang jadi pertimbangan Makvee kemarin berkunjung kesana. Pewarna yang digunakan pada gelato juga bukanlah pewarna sintetis, semuanya dibuat dari bahan-bahan alami, sehingga warna yang dihasilkan alami pula.  Termasuk Cone juga fresh dibuat dadakan mirip tahu bulat, jadi pasti baru dan anget hmmm Yummy. Jadi kapan kamu kesini, iya kamu! Udah cusss gasss

Massimo Gelato Yogyakarta
Alamat: Jl. Sunaryo No.12, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
Jam buka: 
Selasa 11.00–22.00
Rabu 11.00–22.00
Kamis 11.00–22.00
Jumat 11.00–22.00
Sabtu 11.00–22.00
Minggu 11.00–22.00
Senin 11.00–22.00



SIMILAR POSTS

Nongkrong di Vue Bar Rooftop Kitchen and Lounge Satoria Hotel Yogyakarta

Makvee ini bukanlah anak nongkrong yang tiap malam minggu harus nongki-nongki manja. Berhubung rumah Makvee tuh ada di Jogja Selatan jadi pasti sangatlah malas bergerak kalau mau nongkrong. Sedangkan tempat menghabiskan waktu yang paling banyak terpusat di Jogja Utara dan sekitarnya. Makanya Makvee kadang bingung kalo mau nongkrong-nongkrong ala-ala sosialita gt selain ga cocok Makvee di luar jam kerja suka males yaaampunn dandan pake make up. Pokoknya yang ribet-ribet gitu suka bikin ahhh malesss. Paling puoll kalau sama temen sukanya nongkrong di warung Bakso, kalau nongkrong paling lama emang di warung bakso. Salah satu tempat favorit sih Bakso Idola di Tamsis yang kalau masuk ke dalam bisa lesehan dan bisa nyender
(maklum butuh senderan banget nih, btw yang mau jadi sandaran hidup aku, cwo, seiman, setia, mau menerima aku dan segala kekuraanganku yang absurd ini please klik instagram aku di samping trus DM ya hiyaaa hiyaa malah curhat dan make blog sendiri buat cari jodoh)
Nahh entah gimana nih di sepanjang pencarian tempat nongkrongnya Makvee tuh berujung waktu itu sama sepupunya Makvee lagi ada acara di Satoria Hotel. Sempat banget kan ke rooftop buat foto-foto sebelum acara mulai trus turun ke lantai berikutnya karena acaranya ada di lantai bawahnya  rooftop. Waktu itu sih Makvee sempet ngebatin aja sih “coba kalau ini rooftop dipackaging sedemikian rupa pasti lucu sekaleeee” ehhhh lha kok ya gayung bersambut, ya yang namanya jodoh kan bro sist. Sabtu lalu dunk Makvee finally nongkrong nongkrong gemes sama sepupunya Makvee nih. Dan beneran sekarang tuh rooftopnya udah dipackaging selucu itu, ada gubukan kecilnya. Ada lampu-lampunya dan kursi-kuris yang ditambah. Beneran kece dan gaull sekaliiii.


Kemarin Makvee perdana nih nikmatin Promo Mr. Crab & Mussels Package. Sebenarnya menu ini baru akan tayang di Bulan Juli 2019, namun istimewa Makvee bisa icip-icip Mr. Crab & Mussels Small Package. Yummyyyy kres kresss kreess.


Dan gara-gara ada  Mr. Crab & Mussels  Small Package di mejanya Makvee beberapa tamu lain yang lewat pun jadi kepingin nyobain dan bertanya kepada petugas yang sedang berjaga. Mueheheheh emang bikin Ngiler banget sih.
Berhubung Makvee kemarin kesana pas hari Sabtu, jadi Makvee juga bebas ceria no diet-dietan makan banyak barbeque an ala Vue Bar Rooftop Kitchen and Lounge Satoria Hotel Yogyakarta. Enakkkk ada sate daging, ada sosis dan sayur, ada ikan bakar, ada thick soup yang superb creamy, pssst buat yang kelaparan ada nasi, capcay, dan juga potato. Buat yang suka manis, tenaaang dessertnya enak-enak nyoiii eh tapi ini bukan tahu bulat lho.



Daftar harganya sebagai berikut ya;

1. Every Friday Pasar Ikan
at Vue Bar Rooftop Kitchen and Lounge Satoria Hotel Yogyakarta. All You Can Eat BBQ, IDR 100K Nett/Person. Bonus Live Music. Reservation 085780132248

2. Every Saturday VueBarQ
at Vue Bar Rooftop Kitchen and Lounge Satoria Hotel Yogyakarta. All You Can Eat BBQ, IDR 100K Nett/Person. Bonus Live Music. Reservation 085780132248
3. Start July 2019 Mr. Crab & Mussels
Small package 1-2 person IDR 150k ++
-crabs 250gr
-mussels 100gr
-paprika
-sweet corn
Medium package(M) 2-3person IDR 200++
-crabs 500gr
-mussels 150gr
-paprika
-sweet corn
Large (L) For 4-5pax IDR 300K++
-crabs 750Gr
-mussels 250gr
-paprika
-sweet corn
Chef recommendation sauce
Padang sauce
black paper sauce
salted egg sauce

Gimana kalian berminat buat malam mingguan disini? Sambil renang boleh banget karena harga renang saja di Satoria Hotel Yogyakarta hanya IDR35K nett/person sudah mendapatkan fasilitas minum dan handuk. Selain berenang kamu akan dimanjakan dengan pemandangan kota dari atas. Kapan lagi dapat fasilitas lengkap kayak gini yuk, ajak keluargamu, sahabatmu, pasanganmu, tetanggamu. Karena bahagia itu tidak harus mahal, Makvee percaya ini harga yang worth it untuk kamu yang bosan nongkrong di café-café Jogja. Nongkrong di Rooftop Satoria Hotel Yogyakarta bisa menjadi pilihan kala penat .


Hotel Satoria Yogyakarta Adisucipto
Jl. Laksda Adisucipto No.Km. 8, Kalongan,
Maguwoharjo, Sleman, Kabupaten Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta 55282
Telepon: (0274) 2802888

SIMILAR POSTS

Menjejakkan Kaki Di Kotagede Saksi Bisu Kerajaan Mataram


Perlahan-lahan sepeda motor saya melaju menuju Kotagede. Kotagede yang dibahasa Indonesia berarti Kota Besar. Tapi entah kenapa jika sampai di Kotagede ada aura yang berbeda yang saya rasakan. Lebih teduh lebih hening dan lebih sepi walaupun lokasi yang sedang saya datangi dekat dengan keramaian di Pasar Kotagede.

Kotagede adalah saksi berdirinya Kerajaan Mataram (sekarang disebut Jogja/Yogyakarta). Pada abad ke-8, Kerajaan Mataram merupakan pusat Kerajaan Mataram Hindu. Kerajaan Mataramlah bisa disebut sebagai Kerajaan Mataram Hindu yang kuat dan menguasai seluruh Pulau Jawa.
Bukti peninggalan Kerajaan Mataram dapat dilihat dari sisa-sisa peninggalannya. Seperti adanya Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pada masanya selain sebagai Kerajaan yang kuat Kerajaan Mataram dikenal sebagai Kerajaan yang makmur. Atas dasar memiliki kemakmuran dan peradaban yang luar biasa maju inilah sehingga Kerajaan Mataram mampu membangun Candi dengan arsitektur yang luar biasa, indah, megah, dan bermakna. Namun singkat cerita pada abad ke-10, dengan suatu alasan yang saya sendiri belum menemukan alasannya di berbagai sumber manapun. Mengapa Kerajaan Mataram bedol desa alias memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur. Rakyatnya pun berbondong-bondong meninggalkan Kerajaan Mataram dan kemudian berubahlah tempat yang semula ramai lambat laun kembali sunyi dan menjadi hutan lebat.

Salah satu pintu kayu berornarmen yang ada di Kotagede
Era Kerajaan Mataram pun berhenti pada tahun 1613, Setelah Sultan Agung memindahkan pusat kerajaan ke Karta (dekat Pleret Bantul) dan berakhirlah era Kotagede sebagai pusat kerajaan Mataram Islam. Situs ini kemudian kini dikenal dengan Situs Kerto Keraton Sultan Agung yang berada di Kerto, Kanggotan, Pleret, Bantul.


Setelah Kotagede tidak menjadi ibukota kerajaan. Masih tersisa peninggalan sejarah yang hingga kini masih ada, seperti adanya makam pendiri kerajaan, Masjid Kotagede, rumah-rumah tradisional dengan arsitektur Jawa. Ya apalagi kalau bukan menjadi tempat wisata gratisan seperti pelancong hemat macam saya ini. Yang terbaik dari berkunjung ke Kotagede adalah tata kota di Kotagede masih menggunakan tata kota masa lampau yang sungguh klasik dan elegan.

Reruntuhan benteng pun masih terlihat dan dapat ditemukan di Kotagede.
Dan dalam perkembangan selanjutnya Kotagede tetap ramai meskipun sudah tidak lagi menjadi ibukota kerajaan. Berbagai peninggalan sejarah seperti makam para pendiri kerajaan, toponim perkampungan yang masih menggunakan tata kota jaman dahulu, hingga reruntuhan benteng bisa ditemukan di Kotagede, juga yang sering digunakan sebagai tempat foto prewedd adalah Masjid Kotagede dan rumah-rumah tradisional dengan arsitektur Jawa yang khas. 

Selain klasik, saya sendiri sudah jatuh cinta dengan setiap inci Kotagede sejak lama. Ada banyak kenangan manis bersama simbah putri di Pasar Kotagede. Saya ingat berkeliling pasar bersama simbah putri tiap hari Minggu tiba. Kami berjalan-jalan di pasar, dan simbah kakung menunggu kami di luar.

Pasar Kotagede ini adalah pasar tua. Setiap pasar yang ada di Yogyakarta khususnya memiliki kalendernya masing-masing. Dan kalender ini tentu saja menggunakan penanggalan Jawa. Kalau Pasar Kotagede ini akan mengalami puncak ramai atau kalau orang Jawa menyebutnya dengan “pasarane” setiap Legi dalam hari apapun. Yang juga menarik dari Pasar Kotagede ini walaupun bangunannya telah direhabilitasi dan mengalami peremajaan berkali-kali, namun posisinya tidak berubah.


Hal ini sesuai yang dikatakan menurut sejarah, bahwa dalam tata kota kerajaan di Jawa kebiasaannya adalah menempatkan keraton, alun-alun dan pasar dalam poros selatan - utara. Hal ini juga tertulis dalam bahasa sansekerta di Kitab Nagarakertagama yang ditulis pada masa Kerajaan Majapahit (abad ke-14). Di dalam kitab ini tertulis bahwa pola pembangunan dengan mode poros selatan-utara sudah digunakan pada masa itu. Pasar tradisional di Kotagede ini juga dibangun sejak  Masa Panembahan Senopati masih aktif dan bertahan hingga kini.

Uhmmm Maka, saya sangat menyarankan jika berkunjung ke Yogyakarta nikmati juga lokalitas dan kearifan lokal yang ada di Pasar Kotagede, seperti yang tergambar dalam scene AADC ketika tokoh Cinta dkk menikmati hidangan khas angkringan di Kotagede.


Selain memiliki sejarah yang luar biasa, bangunan-bangunan di Kotagede yang apik dan fotogenik membuat sayapun tak lupa mengabadikan moment ketika berada di sana. Ada tembok hijau yang cukup genit untuk dijadikan sebagai latar belakang foto.

Dan, Jika kita berjalan lebih kurang 100 meter ke arah selatan dari Pasar Kotagede, maka kita akan menemukan kompleks makam para pendiri kerajaan Mataram Islam yang dikelilingi oleh tembok yang cukup tinggi dan kokoh.

Gapura masuk ke kompleks makam ini memiliki ciri arsitektur Hindu. Setiap gapura juga  memiliki pintu kayu yang tebal dan dihiasi ukiran yang indah. Kompleks ini dijaga oleh abdi dalem yang menggunakan busana adat Jawa dan menjaga kompleks ini selama 24 jam sehari.


Berjalan-jalan menyusuri Kotagede selain membawa ingatan saya pada kebersamaan bersama simbah sekaligus juga memperkaya wawasan saya tentang sejarah terkait Kerajaan Mataram Islam yang pernah berjaya di Pulau Jawa. Selain itu, kita masih bisa melihat dari dekat kehidupan masyarakat yang ratusan tahun silam berada di dalam benteng kokoh. pssstt katanya masih ada yang menganut kebudayaan konco wingking

Kotagede saya rekomendasikan bagi kalian yang sungguh menikmati keheningan khas Jogja dan keramahan yang sungguh "njawani"

SIMILAR POSTS