Paket Wisata Umbul Sidomukti


Paket Wisata Umbul Sidomukti
1. Berenang di Kolam Renang Umbul Sidomukti
2. Mengejar Senja ke Pondok Kopi dan Kulineran di Resto Panorama
3. Menginap di Vila Sidomukti

Berenang di Kolam Renang Umbul Sidomukti
Yesss menjelang akhir tahun kemarin akhirnya Makvee ada waktu untuk piknik tipis-tipis bersama yang tersayang. eleuhhh eleeeuhhh iya dunk bergembira sebelum menutup tahun 2019 yang penuh dengan kebohongan ehh maksudnya Makvee korban kebohongan kena pasal 378 kagak ya hahahahah apasih malah gagal fokus curhat dan bahas pasal deh.
Umbul Sidomukti

Udah Lewat Percuma juga kalau diratapin terus, hidup harus terus berjalan. Mana nih team ambyar Didi Kempot ngacung termasuk Makvee. 2019 adalah tahun yang penuh dengan Up and Downs. Kalau kata penyanyi favorit Makvee Tulus;
“2020 telah datang, SECEPAT ITU. JAUH-JAUH DARI SEMUA YANG BIKIN BUANG-BUANG WAKTU. APA DAN SIAPA?”

Hentikan semuanya, kita semuanya berhak bahagia, saatnya menanam karma baik. Membuat positive vibes dimanapun kita berada. Hidup berputar dan terus berjalan. Kebahagiaan Makvee tentunya tak lain dan tak bukan tentunya adalah Travelling. Travelling kali ini Makvee pilih ke Jawa Tengah atau Central Java, nyari tempat yang adhemm eh ternyata pas nyampe sana juga ga adem-adem amat, hahahhaha mungkin karena hawa dan cuaca emang lagi hot-hotnya. Walau sepanjang perjalanan menggunakan kendaraan roda empat dihajar hujan berkali-kali. Tetapi kok tetap terasa "sumuk" gaesss
Umbul Sidomukti

Cussss bergerak menuju Umbul Sidomukti. Ekspektasi Makvee apa dunk? Jelas foto-fotolah ya, buat ngisi feed instagram, bikini one pieces, two pieces jelas dibawaa semua telah disiapkan dengan baik yhaakan. Motivasinya foto sensual tatapan fierce, bibir menggantung, foto dari belakang dengan bikini backless. elahh jebulnya jreng jreng jreng.

Umbul Sidomukti

Wahhh salah nih datangnya di hari minggu Mbuakkkk, ya ramenya bukan lagii deh. Oke fix ekspektasi ketinggian itu emang ga baik Makvee. Yaudah begitu sampai Makvee cuma ((cuma)) ngeliatin 3 kolam penuh orang bener-bener penuh. Kolam renang udah kayak cendol dawet 500an ga pake ketan. Jirolupatlimaenempituwoluu tak kinthang kinthanggg 
intinya judul Berenang di Kolam Renang Umbul Sidomukti adalah FAILED.

Mengejar Senja ke Pondok Kopi dan Kulineran di Resto Panorama
Cafe di ketinggian yang menyajikan berbagai menu kekinian dan terfavorit ada berbagai minuman olahan kopi. Iya Pondok Kopi! Beuh bukan lagi Makvee langsung nyari Robusta. Iya! bisanya cuma minum Robusta ditemenin kamu iya kamu!

pondok kopi sidomukti

pondok kopi sidomukti

pondok kopi sidomukti

pondok kopi sidomukti

pondok kopi sidomukti


Cafe ini biasanya menjadi tujuan utama banyak kalangan mulai dari anak muda hingga lanjut usia untuk sekadar duduk menikmati panorama, berfoto dan ngopi dengan latar belakang pemandangan alam yang indah.


pondok kopi sidomukti

Makvee kali itu pesan Robusta Java Vietnam Drip di Pondok Kopi, hmmm rasanya bukan lagi, bikin ga ngantuk dan uenakk banget, bitter dan ada rasa manis dari susu namun tidak too much endeusss.

Menginap di Vila Sidomukti
Harga Penginapan
Deluxe Room Rp. 725.000 (Weekdays), Rp. 900.000 (Weekend)
Family Room Rp. 1.250.000 (Weekdays), Rp. 1.600.000 (Weekend)
Standart Room Rp. 575.000 (Weekdays), Rp. 700.000 (Weekend)
Superior Room Rp. 675.000 (Weekdays), Rp. 800.000 (Weekend)
Villa Rp. 725.000 (Weekdays), Rp. 900.000 (Weekend)
Rp. 900.000 (Weekdays), Rp. 1.250.000 (Weekend)

Tips:
1. Jika ingin mengambil 1 paket wisata penuh di area Sidomukti Makvee sarankan menginap di Vilanya
2. Pesan dari jauh-jauh hari karena kalau tidak pasti sudah full book!
3. Check kendaraan anda, karena jalan yang dilalui menanjak walaupun cukup baik jalannya ada baiknya bawa persediaan Ban karena di sekitar tidak ada tambal ban. Bensin Full ya gaes jangan setengah setengah.
4. Kalau ingin foto-foto manja di kolam Sidomukti dengan latar belakang perbukitan dan agar mendapatkan angle yang bagus memang harus dilakukan justru ketika weekday dijamin sepi.
5. Weekend ramai pengunjung, kalau niatnya pengen foto atau mungkin pre-wedding disini jangan datang ketika weekend.
6. Terakhir kalau pergi kesini jangan bawa-bawa mantan gaes, ngapain coba! hadeh

Segitu dulu cerita jalan-jalan Makvee ke Umbul Sidomukti dan sekitarnya. Tetap sehat, berbuat baik, dan jujur ya gaes. Namaste!


Taman Budaya Yogyakarta Event 2019-Pameran Tunggal Ekwan Marianto

 
The Journey Of Happiness
Bersama Ekwan Marianto


Taman Budaya Yogyakarta Event 2019 hampir dipenuhi dengan jadwal pameran tunggal Ekwan Marianto bertajuk  The Journey of Happiness. Jadwal Pameran di Jogja 2019 diborong habis oleh seniman yang sederhana ini


Profil Ekwan Marianto

Ekwan Marianto
Ekwan Marianto adalah seniman yang berasal dari Tuban -Jawa Timur. Dimulai tanggal 18 Desember 1977 dan memulai karir seni rupa saat ia memutuskan untuk memulai belajar di SMSR (Sekolah Menengah Seni Rupa) Yogyakarta. Di sekolah SMSR Bugisan inilah Ekwan Marianto belajar dasar-dasar melukis, mengukir kayu, membatik, membuat cetakan, membuat ilustrasi, menggambar, dan sebagainya.


Seorang Ekwan Marianto adalah pekerja keras yang sungguh ingin menguasai teknik dan gaya lukis. Penghujung tahun 2019 menjadi momen besar bagi Ekwan Marianto. “The Journey of Happiness” yang digelar dari tanggal 21 Desember 2019 dan berlangsung hingga 4 Januari 2020 ini menjadi pameran tunggal Ekwan Marianto kali ke-5, yang menampilkan lebih dari 40 karya-karya terbarunya. Karya yang ditampilkan pun merupakan karya yang berupa dua dimensi juga tiga dimensi.


Tentang The Journey of Happiness

The Journey of Happiness


Ada yang bilang bahwa kekuatan positivity itu sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Apa yang kita pikirkan bisa terjadi tergantung apa yang kita ciptakan dalam pikiran. Demikian juga kegembiraan, kegembiraan bisa diciptakan dan ditemukan melalui hal-hal yang sederhana. Kekuatan kesederhanaan ini yang saya tangkap sebagai satu kelebihan karya Ekwan Marianto.

Pameran Tunggal Ekwan Marianto

Patung Karya Ekwan Marianto

Patung karya Ekwan Marianto

Pameran Tunggal Karya Ekwan Marianto

Ekwan Marianto


Kekuatan ‘Kesederhanaan’ karya seni ciptaan Ekwan Marianto yang ada dalam pameran tunggal seni visual bertajuk “The Journey of Happiness” ini, penikmat seni akan diajak berpetualang menemui banyak cerita dalam setiap karya. Mulai dari lukisan yang dipasang pada kayu ukiran yang satu tema dengan lukisan nampak kokoh dan unik, asli sih Makvee kalaupunya rumah sendiri dan besar ruangannya juga mampu beli karya sebagus ini pasti langsung angkut tolong diaminkannn sodara-sodara. Berbagai karya yang ditampilkan adalah  yang di antaranya adalah kartun tahun 1980an, aliran abstrak ekspresionis, emoticon (simbol-simbol emosi pada gawai) ragam artefak peradaban kuno, kontemporer dan yang paling menarik adalah wayang kulit Jawa.


Sesi berkeliling melihat karya Makvee sempat bertanya banyak hal kepada Ekwan Marianto. Maklum Makvee yang awam soal dunia seni dan kadang suka mikir terlalu teknis pun bertanya hal yang mungkin aneh bagi Ekwan Marianto. 


Bagaimana proses penciptaan satu patung fiber ini, apakah disketch dulu baru kemudian diciptakan? Dan berapa kali kegagalannya?

Menurut Ekwan Marianto, ia selalu spontan dalam pembuatan patungnya, begitu ada ide langsung ekseskusi. Mengenai kegagalan dalam membuat patung, ia akui ada kegagalan namun berlangsung hanya 1 sampai 2 kali saja selanjutnya karena belajar dari kesalahan, semuanya pun berjalan dengan lancar.

Tempat yang paling menginspirasi karya?

Nitiprayan dan seni rupa nampaknya merupakan satu kesatuan dalam benak Ekwan Marianto. Karena pengalaman jatuh bangun dan pengalaman tentang seni dibangun di Nitiprayan dan mengalami perkembangan cukup pesat disana. Ia berujar bahwa kali ini ia membuat karya dari beberapa material. Awalnya hanya melukis, namun di tahun 2014 mulai membuat karya yang variatif menggunakan dimensi lain misal patung, relic, dan kayu yang juga ditampilkan dan menjadi bagian dari “Journey of Happiness”. Bagi Ekwan Marianto berkarya harus dimulai dari kesenangan, kejujuran, sehingga tidak ada beban dalam menciptakan sebuah karya. Karyanya yang lebih dari 40 dalam Journey of Happiness dikerjakan dalam waktu2 tahun. Ekwan Marianto mengatakan perlu waktu yang panjang untuk mendapatkan hasil yang baik.


Pameran Ekwan Marianto


Memandangi satu karya demi karya membuat saya sadar harusnya kita bersyukur pada keindahan Indonesia yang kaya. Memang saya butu waktu untuk memandangi lekat-lekat masing-masing karya Erwan Marianto, karena pas saat kesana cerita di masing-masing lukisan masih dalam proses, sehingga mau tidak mau saya pun mesti mengintepretasikan sendiri maknanya. 

Ekwan Marianto

Menyenangkan ini menyenangkan. Kesederhanaan yang menyenangkan. Yuk bagikan kebahagiaan ini, biar menular ke yang lain. Langsung datang ke ruang utama pameran Taman Budaya Yogyakarta free buka mulai pukul 09.00-21.00 WIB. Tersenyumlah kebahagiaan di depanmu



Pertanyaan untuk Pecinta Kopi di Tanya Kopi


Hal pertama yang Makvee cari dari kopi dan selalu Makvee tanyakan di kedai kopi manapun adalah Kopinya adanya apa kak, kalau disitu berjenis Arabika semua, udah deh kelar Makvee minum teh manis anget aja dah. Lhoh kenapa emang dengan Arabika emang? Teman-teman pembaca Makvee story mungkin sebagian besar udah tahu perbedaan Kopi Arabika dan Kopi Robusta. Pecinta kopi umumnya mengetahui perbedaan paling dasar dan otentik antara biji kopi robusta dan arabika. Namun pasti ada penikmat kopi yang belum mengetahui perbedaan antara keduanya dan kalau minum kopi dengan cueknya bilang “ah sik pentiing ngopi (ah yang penting ngopi). Ya beruntunglah dengan orang cuek nan sehat dan cocok di segala macam rasa kopi. Kalau Makvee karena lebih kepada alasan kesehatan. Kopi Arabika memiliki rasa yang lebih kaya, beberapa Arabika bahkan sangat asam dan ada cita rasa buah. Nikmat sihhh nikmat, tapi yang nikmat belum tentu menjadi semangat.

"Mengutip Kata Bung Fiersa Besari “Baik, belum tentu baikan. Sama, belum tentu bersama. Tetap, belum tentu menetap.Tinggal, belum tentu tak meninggalkan.”

Arabika memang lezat tapi apa daya aku tak berjodoh denganmu. Iya iya segala sesuatu memang pasti ketemu jodohnya kok nanti eaaaa apasih.

Nah, selain cita rasa, kopi arabika dan robusta memiliki tekstur, cara menanam, dan mengolah yang tentu berbeda. Kopi Arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan Robusta. Beberapa efek kopi terhadap fisiologi lambung, diantaranya meningkatkan produksi asam lambung, melemahkan kontraksi sfingter bawah esofagus (pintu yang mencegah isi lambung naik lagi ke atas), memperlambat pengosongan lambung. 

Itulah yang Makvee rasakan ketika minum Arabika kopi rasanya kemudian mual dan perut seperti terisi banyak gas. Wuhhh udah kelar kalau kayak gitu Makvee bisa mual dan rasanya seperti mau kentut tapi tak keluar sungguh menyesakkan jiwa, lebih sesak daripada mengetahui kenyataan kamu dibohongi dan diduakan eaaaaa hahhaha.

Maka dari itu Robusta adalah kopi yang cocok untuk Makvee. Rasanya monoton cenderung pahit dan dark namun aman untuk Makvee. Kebetulan banget nih Makvee lagi nyobain satu kedai kopi baru yang emang hits banget di Jogejah tercinta ini.

Tanya Kopi


Tanya kopi adalah kedai kopi express yang beralamatkan di Jalan Lembu Andini Pakuncen, Wirobrajan yang berdiri sejak 20 Juli 2019. Makvee pun bertanya kepada Mas Endi Owner dari Tanya Kopi menurut beliau “Awal berdirinya Tanya Kopi adalah saat Endi, Owner dari Tanya Kopi melakukan perjalanan ke daerah Surabaya-Malang dan melihat bagaimana perkembangan peracikan dan kedai kopi di kota-kota tersebut” yang kemudian terpikirlah untuk memulai usahanya di Kota Pelajar Yogyakarta. 




Tanya kopi bukan sembarang kedai kopi, menyuguhkan variasi berbagai minuman es kopi susu dengan berbagai varian mulai dari es kopi susu ori hingga es kopi susu aren, hazelnut, tiramisu dan caramel.






Selain kopi, kedai ini juga menampilkan berbagai variasi menu diantaranya Anti Kopi bagi orang orang yang Anti ngopi-ngopi club tenanggg kalian tidak akan merasa diasingkan disini yhakannn ada menu andalan macam Matcha, Taro dan Redvelvet. Lengkapkannn 



Mengusung konsep kopi kekinian express, Tanya Kopi tetap menjunjung kualitas produk yaitu dengan menjaga bahan baku yang digunakan berupa fresh bean dan juga rasa, itu membuktikan bahwa tanya kopi tidak sama dengan kopi kekinian yang lain, karena dengan harga yang ditawarkan cenderung murah dibandingkan kedai kopi kekinian yang lain. Betul banget sih apalagi ternyata bahan kopinya itu robusta jadi pas dan aman bangetlah di perut Makvee.








Segmen Tanya kopi adalah pelajar dan workaholic karena cita-cita Tanya Kopi sendiri adalah menemani setiap aktivitas TemenTanya dalam berbagai waktu baik waktu belajar, dijalan dan juga pada waktu bekerja.

Selain tanya kopi di kedai tersebut juga terdapat Tanya Buah yang menyediakan Fresh Juice dan juga minuman segar dengan variasi buah didalamnya, seperti orange juice, es lecy tea, Telang tea dll, tak hanya minuman di kedai ini juga menawarkan jajanan additional setiap bulannya yang mereka sebut Tanya Jajan dengan menu andalannya bulan ini adalah Bakso goreng Pedas dengan harga terjangkau mulai dari 5.000 – 10.000



#InginSegeraBertanya merupakan tagline Tanya Kopi dengan berbagai pertanyaan dibalik cup tanya kopi, bagaikan Pandora Box yang membuat customer akan menebak-nebak pertanyaan tersebut, atau dapat dijadikan sebagai ajang dalam mencurahkan perasaan bagi customer dengan menjawab berbagai pertanyaan kejutan dari Pandora Box Tanya Kopi dan membagikannya via instastory. Pertanyaan yang diajukan kadang Jlebb gitu seperti menjawab pertanyaan dari permainan Truth and Dare hufttt kwkwkwkw Kopi yang cocok sebagai dopping pasca pemulihan patah hati dibohongi, dikhianati, disakiti bertubi-tubi. Dalam setiap pertanyaan pasti ada jawaban dan dari setiap masalah pasti ada solusi.

Makvee rekomendasikan tempat yang sans dan chill ini buat kalian semua yang berada di Yogyakarta, kota  yang menanam kenangan ini. Ingat ya kenangan yang ditanam yang baik-bak saja, seperti halnya menanam karma, tanamlah karma baik.

Cusss ada banyak hadiah menarik bagi customer yang menjawab pertanyaan Pandora Box Tanya Kopi paling unik dan menarik, yaitu kopi gratis dari Tanya Kopi setiap Minggunya. Jadi kapan kamu ke Tanya Kopi? Tanya aku ajak aku yukkk.



x

Mezzanine Eatery and Coffee: LOVE POTTED

“We hear you, yes, we know what you want.
Sometimes people just want to watch their favorite musician, up-close and personal, not crowded so they could enjoy every seconds of it.” 
Kira-kira itulah sepenggal alasan mengapa Mezzanine Jogja memperkenalkan program barunya LOVEPOTTED. Makvee pun berkesempatan hadir disana Selasa, 26 November 2019 lalu. A brand activation program by Mezzanine Jogja akan menjadi satu program baru di Jogja yang mengusung konsep kamu datang ke konser kecil yang intim, bisa menikmati sajian food and beverage dari Mezzanine Jogja, serta ada banyak program menarik dari sponsor yang bisa dirasakan dalam waktu yang bersamaan. Kamu akan merasakan sesuatu yang berbeda, ada banyak hal menarik apalagi kemarin Signature Time Out sebagai salah satu sponsor acara menyiapkan banyak hadiah yang bisa didapatkan dengan cara bermain game, hmmm Makvee pemburu hadiah tentunya ikutan dunk ya mulai dari bermain Clutch Climber, Mind Puzzle, Mind Ladder, serta Landmark Photo. Semakin besar pointnya semakin banyak hadiah yang bisa kita dapat.

Sekilas tentang Mezzanine Eatery and Coffee
Mezzanine Eatery and Coffee
Jl. Palagan km 8 No. 30, Yogyakarta

Mezzanine Eatery and Coffee dibuka akhir 2017 lalu, memang masih cukup baru sebagai tempat nongkrong di Jogja. Bagi saya yang sudah terpikat dengan style Mezzanine tak butuh lama untuk menemukan tempat ini karena letaknya yang berada di pinggir jalan. Mezzanine Eatery & Coffee juga cukup banyak memikat hati mahasiswa/i Jogja dan wisatawan. Memiliki desain interior dan exterior yang cukup unik juga kalau kata Makvee greeny dan mengesankan. Buat kalian para pemburu feed instagram, tempat ini cukup Makvee rekomendasikan karena setiap sudut ruangan Mezzanine Eatery & Coffee menawarkan spot apik untuk berpose dengan Outfit Of The Day terbaikmu. Setelah Makvee browsing-browsing mengenani desain ruangan dan bertanya kepada beberapa teman ternyata Mezzanine Eatery & Coffee mnegusung konsep Summer Tropical Garden, ini terlihat karena Mezzanine Eatery & Coffee mengusung desain yang open-space dengan bangunan yang didominasi kaca dan hiasan tanaman hijau. Buka mulai pukul 09.00 WIB pas Makvee datang kesana pukul 11.00 WIB yang Makvee bayangkan bakalan panas ternyata tidak sama sekali. Pemandangan hijau-hijaunya sungguh memanjakan mata juga ada pohon yang ditanam di dalam ruangan yang Makvee pikir ini menjadi daya tarik tersendiri untuk Mezzanine Eatery & Coffee

Lanjuuuttttt ke inti yang paling penting nih yaitu menu. Nah untuk pilihan menu yang ditawarkan oleh Mezzanine Eatery & Coffee tak kalah bervariasi. Sebagian besar hidangan di sini berupa western food, seperti sandwich, pasta, dan steak. Ada menu asian food seperti soup buntut dan nasi goreng juga bagi kalian yang sungguh sedang sangat lapar. Makanan sehat pun tersedia disini, ada smoothie, juice, dan salad. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai Rp35.000-Rp288.000. Harga minumannya, berkisar antara Rp17.000 – Rp38.000,-

Tentang LOVEPOTTED X Ardhito Pramono


Ardhito Rifqi Pramono yang memiliki nama panggung Ardhito Pramono lahir di Jakarta, 22 Mei 1995 dan sekarang berusia 24 tahun. Ardhito atau Dhito panggilan akrabnya merupakan seoprang penyanyi, penulis lagu dan aktor asal Indonesia. Sebelum menjadi seorang penyanyi, Ardhito pernah menjadi seorang creative planner dan juga music director. Ia juga pernah terlibat dengan penggarapan sebuah short film dan web-series. Jujur Makvee sendiri adalah pendengar Bitter Love yang cukup Jazzy dan So Good di telinga.

Memang Musik telah mengalir dalam DNA dan darah Ardhito sejak masih kecil, ia merupakan penikmat musik jazz dan penggemar lagu tahun 40an. Aduh sama banget sama Makvee nih suka sama musik Jazz, jadi apakah Makvee berjodoh dengan Dhito ahhhh mulai gagal fokuskan. Dhito yang kata Makvee manis-manis tapi cool, tapi bikin penasaran ini emang pandai menciptakan lagu. Namun ia juga bukan hanya pandai mencipta lagu namun memainkan alat musik mulai dari gitar, piano secara autodidak hingga ia pun mengususkan diri untuk les drum.

Dhito selain menjadi seorang penyanyi, ia sempat bekerja di stasiun TV, menjadi DJ, hingga coffee maker. Akhirnya memutuskan untuk menjadi Full-Time Musician. Awww awww jatuh cinta dengan suaranya yang begitu manis, tidak butuh effort banyak dengan nada-nada tinggi. Santai tapi adem didengarkan. Salah satu melody favourite saya adalah Bitter Love saya kutipkan liriknya yang cukup puitis disini.

"We'll be better, in every way
But then I would, go to be in other space
Sometimes, the bitter of love can be so good
It's like a coffee with a rainbow
It's like a coffee with a rainbow
It's like a coffee with a rainbow's mood"

Tentunya selain bitter love, masih ada komposisi macam cigarettes of ours, fake optics, dan the sun lagu lama namun liriknya cukup dalam.



Malam itu setelah mendengarkan Dhito saya pulang sambil tersenyum berdendang ria di jalan “ahh hidup yang sebahagia ini, jangan kita sia-siakan dengan melakukan hal yang buruk” 


There is bitter in everyday. But then I feel it That you would be the only one. Sometimes it doesn't have to be so sure. The sweetest love can be so hard to find. We'll be better in every way. But then I would go to be in other space. Sometimes, the bitter of love can be so goodIt's like a coffee with a rainbow's mood


Satoria Hotel Yogyakarta Review



Hallo ohh Halloooo halloooo teman-teman Makvee


Lama banget lagi lagi lama banget Makvee tidak bercerita mengenai pengalaman staycation Makvee.
Eits tapi Makvee mau sedikit flashback nih, Makvee adalah traveller serba guna, ngangkut-ngangkut bisa, jalan kaki bisa (biar hemat dunk ya), panas-panas-an bisa banget yaelah mau diapain juga nih kulit kagak bisa putih, bawa backpack super gedhe juga bisa-bisa aja atuh mah. Makvee bukan sombong tapi Makvee cukup tangguhlah di segala medan dan cuaca apalagi menghadapi drama-drama perjalanan bareng temen yang baperan ahhh pernah banget sih itu mah, makanya Makvee selalu bisa menghadapi segala macam kendala traveling karena buat Makvee traveling itu bukan hanya sekadar travelling, piknik, foto-foto cantik etc etc namun juga mesti mendapatkan pengalaman dari travelling itu sendiri. Justru dengan banyaknya tantangan itu bikin Makvee jadi tahu diri Makvee yang sebenarnya. Jadi bagi Makvee Travelling bukan sekadar senang-senang maka perencanaan haruslah matang jangan sampe rugi di jalan (anaknya ga mau rugi)




Kali ini Makvee baru saja menikmati nyamannya staycation di Satoria Hotel Yogyakarta. Satoria Hotel Yogyakarta berlokasi di Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta. Dekat dengan Transmart Studio Mini Yogyakarta. Karena lokasinya yang cukup dekat dengan bandara, Makvee rasa hotel ini cocok dengan para business mbak atau business mas yang ingin sampai di bandara tepat waktu tanpa ketinggalan flight, apalagi jika mesti flight pagi highly highly recommended.

Makvee mendapatkan deluxe room. Deluxe room milik Satoria Hotel Yogyakarta ini menurut Makvee istimewa. Kenapa-kenapa sih istimewanya?

Jadi gini, Kamar deluxe milik Satoria Hotel ini sangat nyaman buat Makvee yang sukanya backpakeran. Asli ini nyaman banget dengan design interior yang simple, berkelas, dan trendi. Menurut Makvee di kamar seluas itu, bisa muat untuk 4 orang karena kamar deluxe Satoria Hotel ini menggunakan kasur Hypnos. Kasur Hypnos yang sudah sangat terkenal tidak perlu diragukan lagi karena telah diakui oleh seluruh dunia untuk tingkat kenyamanan dan kualitasnya.

Makvee tidur super nyenyak dan bisa bersantai super mager jadinya. Selain tempat tidur unggulan Hypnos, Satoria Hotel juga melengkapinya dengan linen dan selimut berkualitas tinggi, dilengkapi tirai full black out, benar-benar bisa istirahat dengan nyaman dan have no dream or deep sleep deh.

Nah Makvee bahas satu persatu ya fasilitasnya
1. Paket Kamar dengan Sarapan
Kalau kamu pesan kamar hanya untuk harga kamar saja, kamu tuh tetap dapat menikmati sarapan pagi. Buat kamu yang sudah berkeluarga membawa Anak-anak hingga usia 5 tahun gratis makan pagi, sementara anak-anak berusia 6-11 tahun dapat menikmati sarapan pagi dengan potongan 50%. Semua harga kamar kami berdasarkan untuk tinggal sendiri atau berdua. Hotel juga menyediakan tempat tidur bayi tanpa biaya tambahan selama persediaan masih ada. Wagelasihkan ini bener-bener family hotel banget ya.Wi-fi gratis dan beneran cepat gaes koneksinya, mayan kan bisa update-update aplikasi secepat kilat

2. Toiletries lengkap dan kamar mandi lega











3. Pengering rambut
4. AC
5. TV layar datar
6. Safe deposit box Kulkas
7. Fasilitas pembuatan teh dan kopi
8. Area meja kerja yang luas dan nyaman
9. Air mineral gratis
10. Kantong Dry cleaning & laundry tersedia
11. Kolam renang
12. Gym
13. Higienitasnya terjamin


Nah itu cerita Makvee soal kamarnya. Gimana mupeng banget kan, udah buruan ehhhh booking terus rasain sendiri gimana serunya menginap di Satoria Hotel Yogyakarta.



The Snow Queen Movie Review



Lama banget nih Makvee belum bercerita lagi soal film terbaru. Kali ini Makvee dapat kesempatan untuk menikmati special screening dari CGV Jwalk. Jwalk yang kini menjadi area perkantoran memang lebih lengang suasananya. Menurut Makvee ini menjadi lebih nyaman berhubung Makvee memang tidak terlalu suka dengan suasana yang terlalu ramai. CGV yang berada di Jwalk desainnya mirip dengan CGV yang lain. Sama-sama instagramable, rapi, dan apik. Apalagi petugas di CGV semuanya ramah-ramah dan baik. 

Makvee menonton The Snow Queen: Mirrorlands pasti kalau kalian tidak menonton film ini dari seri yang sebelumnya akan mengira apakah ini sama dengan yang diterbitkan oleh Disney Frozen yang fenomenal itu. Tentu tidak dan tentu bukan.  Jadi cerita mengenai "Ratu Salju" ini berasal dari Denmark, Bahasa Denmarknya Snedronningen adalah dongeng asli yang ditulis oleh penulis Denmark Hans Christian Andersen. 


Kisah ini pertama kali diterbitkan 21 Desember 1844 di New Fairy Tales untuk Volume Pertamanya. Koleksi Kedua terbit di tahun. Kisah ini berpusat pada perjuangan antara yang baik dan yang jahat seperti yang dialami oleh Gerda dan temannya, Kai. Kisah ini adalah salah satu kisah Andersen yang paling lama dan paling diakui oleh seluruh dunia. Buku karangan Hans Christian Andersen ini sering dicetak ulang dalam edisi buku cerita bergambar untuk anak-anak.

Nah, gimana nih setelah Makvee menikmati fimnya. Makvee sih bisa tertawa sepanjang film karena ini adalah film yang ringan. Makvee sedikit bagikan mengenai sinopsisnya ya Seorang raja yang kuat hampir kehilangan keluarganya karena perbuatan jahat Ratu Salju. Ia menemukan cara untuk menghapus semua ilmu sihir dari dunia - semua pemilik kekuatan sihir sekarang terjebak di Mirrorlands. 


Satu-satunya yang bisa menghentikannya dan menjaga dongeng di dunia adalah Gerda - karena kekuatannya yang terbesar bukanlah sihir tetapi keyakinannya pada kebaikan dan persahabatan. Dalam petualangan baru Gerda, ia akan dibantu oleh troll, bajak laut, dan bahkan Ratu Salju sendiri. 

Gerda adalah seorang remaja yang masih dalam pencarian jati diri, merasa tidak memiliki bakat sihir seperti bapak, ibu, dan adiknya Gerda sering merasa tidak adil dan masih mencari-cari bakat yang ada dalam dirinya.

Film ini Makvee rekomendasikan sebagai film keluarga, cocok untuk mengajarkan anak mengenai kejujuran, pantang menyerah, kerja keras, keberanian, dan perjuangan tanpa batas. Apalagi di film ini juga mengajarkan mengenai hal yang penting yaitu tolong-menolong dan meminta maaf. Dua hal yang kini mulai sulit ditemukan di dunia ini. Lalu, bagaimana Gerda dapat melawan raja yang kuat dan menyelamatkan keluarga dan semua penyihir dari dunia mirrorlands. Tonton dulu filmnya di bioskop bioskop kesayangannmu. Udah nonton di CGV Jwalk aja. Selamat menonton.