Langsung ke konten utama

Menikmati Wisata Petualangan di Bale Kuda Stable



Hari Minggu yang cerah lalu, Makvee piknik tipis-tipis ke salah satu tempat naik kuda yang mungkin Cuma satu-satunya di Jogja. Nama tempatnya adalah Bale Kuda Stable. Bale Kuda Stable ini berada di daerah Cebongan tepatnya di Dusun Simping, Kelurahan Tirtoadi, Mlati Sleman. Sedikit sejarah mengenai Bale Kuda Stable, tempat ini mulai beroperasi sejak awal Januari 2017, sudah hampir 1 tahun berjalan. Bale Kuda Stable dapat menjadi rujukan wisata petualangan baru di Jogja. Selain naik kuda, tamu yang datang ke Bale Kuda Stable dapat menikmati sensasi naik kuda sambil menyusuri  jernihnya sungai Nglarang dan naik kuda keliling desa dan persawahan.  Bale Kuda Stable menurut Makvee mudah ditemukan, durasi tempuh dari arah kota semisal dari Malioboro adalah sekitar 30 menit. Sudah ada di Google Map sehingga tempat mudah ditemukan.

Foto by @hi.awe
Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan berkuda terutama bagi anak-anak. Jika sejak masa kecil anak terbiasa berinteraksi dengan hewan salah satunya kuda akan menstimulasi perkembangan fisik maupun mental yang lebih baik. Anak menjadi lebih percaya diri dan berani karena menunggangi kuda memerlukan teknik dan keahlian dalam mengendalikan kuda yang ditunggangi. Karena setiap kuda memiliki karakteristik masing-masing sehingga perlu berkenalan dan menyesuaikan diri dengan kuda yang akan ditunggangi. Berkuda juga digunakan sebagai terapi untuk anak-anak penyandang autism. Menunggang kuda bagi anak-anak autism membantu mereka menjadi lebih bisa berkonsentrasi, melatih kepekaan dan emosi, serta menjaga keseimbangan perasaan.

Di Bale Kuda Stable ada 4 kuda, dan semuanya berjenis kelamin perempuan. Nama-nama para kuda tangguh itu adalah Putri Pertiwi, Lady Dalmi, Dewi Merapi dan Abu-abu yang Makvee lupa namanya. Kuda Abu-abu masih berada di dalam kandang dan masih dalam masa pelatihan sehingga belum diijinkan untuk berada di paddock bersama teman-temannya. Ada beragam paket wisata yang ditawarkan oleh Bale Kuda Stable. Paket 1 naik kuda dengan 2x putaran di paddock Rp20.000,-; Paket 2 naik kuda 2x putaran di paddock kemudian dilanjutkan dengan susur sungai Rp75.000,-; Paket 3 Trip berkuda hingga selokan mataram sekitar 20 menit Rp100.000,-;Paket 4 Trip berkuda hingga selokan mataram dilanjutkan susur selokan mataram dengan durasi lebih kurang 45 menit Rp200.000,-; Paket 6 Susur selokan mataram dilanjutkan dengan susur sungai durasi lebih kurang 60 menit Rp250.000,-. Kemarin Makvee beruntung bisa mendapatkan paket 4 di kala siang hari cuaca sedang sangat cerah.

Makvee bisa melihat keelokan Dusun Simping dari dekat. Melihat persawahan dan petani yang sedang panen cabai sungguh pemandangan yang kiranya tidak dapat Makvee nikmati tiap hari. Hal menarik lainnya yang Makvee amati adalah satu kuda berwana abu-abu yang masih berada di dalam kandang berusaha menarik perhatian Makvee dan teman-teman Makvee ketika kami hanya memperhatikan kuda-kuda yang ada di paddock. Si abu-abu nan cantik itu nampak ingin sekali keluar dari kandangnya dan bergabung bersama teman-temannya. Alhasil Iapun berteriak seperti memanggil ketika teman-temannya kembali keluar paddock untuk mengantarkan penumpang berkeliling.


Menurut Makvee kegiatan berkuda dapat dijadikan alternatif pilihan wisata keluarga ketika sedang mengunjungi Yogyakarta. Menyehatkan lagi menggembirakan, salam sehat.

Komentar

  1. Kostummu match banget kui makvee...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha match sama kudanyaa yaa, thank lho shayy

      Hapus
  2. Sayangnya aku nggak bisa ikutan ya mak... Padahal dah lama nggak naik kuda...

    BalasHapus
  3. Wah, kemana aja aku selama ini. Baru denger sih wisata naik kuda kayak gini. Bagi mereka yang suka sesuatu yang baru, ya wisata ini keknya rekomended ya mba

    BalasHapus
  4. Keren Aga, mana kustomnya pas juga.

    BalasHapus
  5. ah mak, kau mengingatkan ku kalau belum pernah ke sini, padahal anak-anak seneng banget naik kuda.

    BalasHapus
  6. itu kudanya cowok kayanya ya, mau nyium Makvee tuh :D

    BalasHapus
  7. Weh lah dimana mba, aku penduduk baru di cebongannnnn, malah baru ngerti 🙈

    BalasHapus
  8. Baru tahu kalau ada tempat berkuda di sleman.. Sepertinya asyik, kapan2 nyoba ah, siapa tahu bocil suka..

    BalasHapus
  9. Ini bisa bikin refreshing Gitu ya Mak... Oh ya, gak geli gt dicium kuda?😆

    BalasHapus
  10. wah skrg berkuda lagi hits sjk bbrp wktu lalu. Ini murah meriah ya Kak ... biasanya hobby berkuda yg mnjdi kendala adlah biayanya yg mehong gilakkk

    BalasHapus
  11. Pengin ke sana gara2 baca blog ini, kayaknya seru yaa, olahraga berkuda sambil berwisata.

    BalasHapus
  12. Pengen nyobo tapi duuuh mesakke jarane yuuu huwahahaha

    BalasHapus
  13. Asyik ya naik kuda sambil susur sungai gitu. Eh, aku belum menemukan paket 5 loh, Mak? Thanks infonya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Wardah Lightening Facial Scrub

Hei, Gaes
Sambil nepukin pipi Makvee yang makin kenyal  lalu tersenyum manis karena kulit Makvee terasa lebih cerah dan segar. Hmm apasih rahasianya. Baiklah  sesuai judulnya Makvee akan mereview pengalaman menggunakan salah satu produk lokal kesayangan Makvee yaitu Wardah  Lightening Facial Scrub. Si biru yang berfaedah ini yang kini jadi favorit Makvee


Oke Makvee bahas satu  persatu ya;
1. Kemasan Wardah Lightening Facial Scrub Kemasannya cantik berwarna biru muda pastel yang nampak segar.  Kemasan yang Makvee punya itu yang 60 ml dan kayaknya Makvee belum menemukan kemasan yang lebih besar dari itu. Ringan dan mantap untuk dibawa saat travelling tidak memenuhi tempat. Kemasan tubnya juga anti tumpah karena ada bunyi  klek atau klik saat ditutup sehingga sangat aman menurut Makvee.

Dalam kemasannya juga tercantum info dermatology tested yang artinya secara dermatologis telah terbukti aman dan tentunya sudah ada ijin dari BPOM. Lebih mantap lagi di kemasannya tertulis kandungannya yang ber…

Review Jujur Estuary Cafe Yogyakarta

Hari Sabtu di awal Juli saya dan 2 teman saya menembus kemacetan Jogja. Awalnya kami berniat untuk menikmati senja di Rooftop Satoria Hotel Yogyakarta. Tapi nyatanya senja telah berlari jauh dari kami. Kami-pun batal untuk menikmati senja. Mencari random café-café di Jogja, hingga bertanya ke teman-teman penggemar kopi dan foodgrammer Jogja. Saya pun menemukan instagram Estuary.id yang menampilkan suasana yang cozy dan lucu, dan tentunya instagramable yakaaan ya duonkkkk. Apalagi hari itu saya membawa gear lensa sudra saya Nikon D3500. Tentunya selain makan, sayapun ingin memotret sudut-sudut cantik Estuary Cafe.
Ketika datang, mobil grab pesanan kami disambut dengan baik dan diarahkan dengan baik pula oleh petugas parkir Estuary Café. Kami pun masuk dan disambut dengan teriakan anak-anak muda yang nampak fresh dan nampak sigap membantu. Saya pikir Estuary memang menerima anak-anak muda yang masih kuliah dan mau bekerja part time. Begitu masuk kami langsung disambut oleh kasir yang …

OldTown White Coffee Menu di Jogja Simanjuntak Bikin Pengen Semua

Selasa siang itu saya ingin sejenak lari dari rutinitas, pssst saya menemukan 1 tempat baru di Jl. C. Simanjuntak No.78A, Terban, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Wow begitu masuk saya langsung jatuh cinta dengan konsep ruangannya yang simple, stylish, dan elegant. Lokasi berada di dekat area kampus dan dekat dengan jalan raya sehingga sangat-sangat mudah ditemukan. Berada di depan Sekolah Vokasi UGM, sebelah selatan Larissa, dan sebelah utara KFC depan Mirota Kampus. 
Sekilas Tentang OldTown White Coffe
Sedikit tentang OldTown White Coffe ini, saya sendiri baru tahu tempat ini di Yogyakarta tepatnya di Jalan Simanjuntak, karena di kota-kota lain mungkin sudah banyak OldTown White Coffe. Tentunya, ini adalah pengalaman saya juga untuk yang pertama kalinya ke OldTown White Coffee. Pertama kalinya berkunjung ke OldTown White Coffee ketemunya yang dekat-dekat saja di Simanjuntak. Hahahahha udah deh saya jangan dikatain norak ya. Old Town ini jika diterjemahkan dari bahasa Inggris ke Ba…