Corona Virus: Antara Hoax, Gejala, dan Penyebabnya

Corona Virus
Sumber http://promkes.kemkes.go.id/
Hallo para pembaca Makveestory. Gimana kabar kalian apakah sehat? 

Harapannya semua sehat dan bahagia ya. Makvee sendiri baru sembuh dari flu. 
Bersliweran berita kanan kiri depan belakang tengah atas bikin panik tapi yang bikin Makvee sedih adalah ada beberapa di antaranya bahkan rasis secara blak-blakan (kerapkali anti-Tionghoa) terkait virus corona yang menyebar di dunia. Makvee heran sih mengapa sih tulisan seperti itu cepat sekali menyebar, tulisan yang kadang tidak berdasar, sumber tidak jelas, dan orang-orang juga dapat dengan mudahnya percaya. Sementara masyarakat kita ini sangat mudah ditakut-takuti. 

Corona Virus

Mungkin karena tulisan-tulisan tersebut kerap menggarisbawahi dan memperkuat kegelisahan yang ada di masyarakat. Lha itu makanya kan filmnya Joko Anwar itu laris karena apa? Karena orang Indonesia nampaknya senang menikmati sensasi ketakutan. Peace Bang Joko Anwar Filmnya Bang Joko always keren kok.

Corona Virus

Ketika ketakutan semakin menjadi, beralih menjadi lebih buruk dengan menyebarkan hal-hal yang negatif dan membenci etnis atau kelompok tertentu. Jujur Makvee paling kesal nih sama yang begini-begini.

Corona Virus

Habis bilangnya masyarakat Indonesia sudah terdidik tapi kenapa masih ada yang percaya semua yang didapat dari Whatsapp broadcast, Line, dan apapun lah link link kosong itu. Siapa sekarang yang tidak punya media sosial. Medium yang digunakan sangat besar pengaruhnya. Aplikasi pesan instan seperti WhatsApp tempat kita bisa berbagi apapun, secara instan, dan ke manapun, kepada siapapun bahkan dengan menggunakan materi yang menarik perhatian seperti gambar, suara, dan video.

Corona Virus

Lalu di jaman sekarang siapa sih yang punya waktu, selo hidupnya, dan punya akal sehat belakangan ini untuk memeriksa kembali dan mengecek kebenaran yang ada. Intinya jangan percaya hoax dan baca berita dengan akal sehat. 

Virus corona sedang menjadi The Star tahun 2020 ini bahkan bisa dibilang menggebrak tahun 2020 serta menimbulkan kekhawatiran bukan hanya di Wuhan namun juga seluruh dunia

Tentang Novel Coronavirus

Corona Virus

Corona virus atau Coronavirus adalah nama panggilan dari Novel Coronavirus. Virus ini adalah virus jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara. Saya melihat video seorang perawat yang mengatakan bahwa ketika ada 1 orang terjangkit maka ia akan dengan cepat menjangkiti 14 orang lain di sekitarnya. Jika 1 orang bisa menjangkiti 14 orang bisa dihitung kelipatannya. 

Corona Virus

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Simplenya, virus ini menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).


Gejala Virus Corona

Corona Virus
Sumber http://promkes.kemkes.go.id/
Infeksi virus Corona bisa menyebabkan penderitanya mengalami gejala flu, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada, seperti hidung berair dan meler. Makvee semenjak mendengar adanya virus ini pun jujur takut. Tapi takut jangan menghentikan untuk berpikir positif. Hari dimana Makvee merasa tidak enak Makvee langsung ke Puskesmas terdekat membawa BPJS kesayangan Makvee dunk. Periksa dan diberi obat, syukurlah diagnosanya radang.

Kembali lagi ke Corona virus secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas.
  • Menurut penelitian, gejala infeksi virus Corona muncul dalam 2 hari sampai 2 minggu setelah paparan virus Corona.

Kapan kamu harus ke dokter?
Please, Segera ke dokter! bila kamu mengalami atau menemukan gejala virus Corona pada orang lain seperti gejala yang udah disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari luar negeri terkhusus negara Cina atau negara lain yang telah ada dalam daftar positif terinfeksi.

Apa Penyebab Virus Corona?

corona virus

Infeksi virus Corona disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti MERS, SARS, dan pneumonia. Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa coronavirus juga menular dari manusia ke manusia. Dan mutasinya lebih cepat ketika ditularkan dari manusia ke manusia

Seseorang dapat terinfeksi coronavirus melalui berbagai cara, yaitu:
  1. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang tua, serta orang yang sedang sakit atau memiliki kekebalan tubuh lemah. Maka penting bagi kita untuk menjaga tubuh tetap Fit dengan minum vitamin dan berolahraga.
  2. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena air liur penderita.
  3. Secara tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita virus Corona.
  4. Kontak jarak dekat dengan penderita, seperti bersentuhan atau berjabat tangan.

Diagnosis Virus Corona
Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian ke wilayah endemik virus Corona sebelum gejala muncul.

Guna memastikan diagnosis virus Corona, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan berikut: 
  1. Uji sampel darah.
  2. Tes usap tenggorokan untuk mengambil dan meneliti sampel dahak.
  3. Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru.
Pengobatan Virus Corona
  1. Infeksi virus Corona belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya, yaitu:
  2. Memberikan obat pereda demam dan nyeri. Menganjurkan penderita untuk mandi air hangat dan menggunakan humidifier (pelembab udara), untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
  3. Menganjurkan penderita untuk istirahat yang cukup dan jangan keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus.
  4. Menganjurkan dan mengharuskan penderita untuk minum banyak air putih guna menjaga kadar cairan tubuh.
Komplikasi Virus Corona
Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi serius berikut ini:
  • Pneumonia
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian
Pencegahan Virus Corona

corona virus

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah virus Corona. Oleh sebab itu, cara pencegahan virus corona yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:
  1. Hindari bepergian ke luar negeri terutama ke negara tempat asal virus ini Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  2. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bila Anda beraktivitas di tempat umum.
  3. Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  4. Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  5. Pastikan kamu memasak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi. Justru kalau kata Makvee hindari produk hewani tersebut terlebih dahulu 
  6. Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  7. Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  8. Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  9. Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Jika ada seseorang yang diduga terinfeksi virus Corona, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus tidak menular ke orang lain, yaitu:
  1. Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk sampai penderita benar-benar sembuh.
  2. Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.
  3. Hindari berbagi alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  4. Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  5. Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.
  6. Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  7. Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.

Dimanapun kalian berada Makvee berharap semuanya sehat. Jaga kebersihan dimanapun berada, gunakan masker ketika berkendara. Setelah mencuci tangan gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol. Stay Healthy everyone.


5 komentar:

  1. Aku tuh kalau ngelihat ulasannya di TV atau media massa kayak serem banget penyakitnya, bisa membunuh sampai ratusan orang. Dan herannya kejadian semacam ini msh aja disisipkan konten hoaks yg disebar ke WA atau medsosm Nah kalau yg nerima emak2 atau Pakbapak jadi auto ribut

    BalasHapus
  2. Di grup WA ibu-ibu dasawisma kampungku sudah beredar hoax soal virus corona nih, sampe capek aku jelasinnya ahahaha.

    BalasHapus
  3. Yang pualing bikin kesal, selain hoaks terkait virus ini, adalah meme. Wah! Dibikin saru2an pula... Aseli nyebelliiin.

    BalasHapus
  4. Waspada harus, tapi ga usah berlebihan..ketakutan yang berlebihan malah buat parno..

    BalasHapus
  5. Aamiin! Sehat-sehat juga Makvee, virus Corona ini emang jadi pusat perhatian dunia. Semoga nggak sampai masuk ke Indonesia ya...

    BalasHapus