Jumat, 05 April 2019

# Event

Review Film: Mantan Manten Mengajarkan Bahwa Cinta itu Mengikhlaskan

"Nikah itu bukan lomba lama-lamaan dan bukan lomba dulu-duluan"


Sumber foto instagram Mantan.Manten
Cerita dan rasan-rasan soal mantan emang selalu menarik buat dibahas. Kecuali buat saya sihh, hahaha mantan ya mantan aja. Jeeng.. Jeeng.. Jeeng VisinemaPicture menghadirkan sutradara yang to be honest saya sendiri baru mendengarnya dan menonton filmnya kemarin. Maafkan saya wahai Bapak Sutradara Farishad I.Latjuba mungkin saya yang memang keterlaluan ndesonya ini sampai belum mengenal karya anda pak.

Baca informasi mengenai Farishad Latjuba atau yang biasa disapa Echa Latjuba dengan klik halaman ini Film Indonesia

Namun, kesempatan yang diberikan Visinema menurut Makvee adalah langkah awal yang tepat bagi Farishad. Bersama dengan Jenny Jusuf sebagai penyusun jalan cerita film ini mampu menusuk ke ruang hati terdalam saya. Apalagi Makvee orang Jawa dan orang tua Makvee masih sangat memperhatikan aturan-aturan Jawa di rumah walaupun kadang ngeselin sih  dan itu tergambar sedikit banyak dalam film ini.
Sumber foto instagram Ceritamakvee

So, ya sebelum melangkah lebih jauh Makvee mau kenalin dulu para pemain di Film Mantan Manten ini. The one and only si mata tajam aktris favorit saya Atiqah Hasiholan yang berperan sebagai manajer investasi terkenal, Yasnina (Atiqah Hasiholan) She Has Everything yakinlah sumpah dengan kehidupan glamour dan kekayaan ditambah punya pacar ganteng, lulusan luar negeri, keluarga kaya raya bernama Surya (diperankan Arifin Putra), dan Surya adalah tunangan yang sangat mencintai Nina Ahh How Perfect Life!

Sumber foto instagram Mantan.Manten

Pemeran yang cukup kuat karakternya adalah Iskandar (Tyo Pakusadewo), lalu Ardy (Marthino Lio) sebagai asisten Yasnina, dan Budhe Marjanti yang diperankan oleh Tutie Kirana, Salma (Oxel Paryana), dan Darto diperankan oleh Dodit Mulyanto.

Setelah Makvee menonton filmnya ada 5 fakta yang mampu Makvee rangkum sebagai reminder bagi diri Makvee dan juga teman-teman semua. Mumpung masih tayang, Makvee bilang "buruan deh kalian nonton film ini terutama kalian yang udah dioyak-oyak nikah sama simbok kalian kayak Makvee gini mueheheh curcoll.
Sumber foto instagram Mantan.Manten


1. Fakta 1
Banyak film terinspirasi dari kehidupan nyata. Bagi makvee film Mantan Manten ini mampu menunjukkan bahwa uang dan kekuasan bukanlah segala-galanya. Kita bahkan bisa kehilangan harta dan kekuasaan serta segala kenyamanan hidup hanya dalam sekejap. Intinya menurut Makvee jangan terlena ketika kita sedang di atas. Seperti kata pepatah jawa “Tansah Eling lan Waspada” Karena believing in money and people tidak menjamin hidupmu bahagia.


Sumber foto instagram Mantan.Manten

2. Fakta 2
Film ini mengajarkan kita untuk mengingat bahwa setiap masalah pasti memiliki solusinya, jangan berhenti berharap dan jangan menyerah selama kita masih hidup di dunia ini. Karena ada kalanya ada hal-hal yang di luar kendali kita dan mengubah hidup kita begitu saja.

3. Fakta 3
Berserah dan percaya pada setiap rencana yang Maha Kuasa dan percaya bahwa kita memiliki Takdir hidup yang telah dipilihkan untuk kita. Apalagi masalah Garwa yhekaannn.

Sumber foto instagram Mantan.Manten
4. Fakta 4
Senyum Yasnina di film ini sukses bikin saya hampir menangis, berhubung saya malu jadi saya tahan-tahan itu air mata. Yasnina dan senyum ikhlasnya itu sungguh merupakan sesuatu yang berharga di film ini. Saya jadi sadar “oh gitu kalau orang ikhlas” “oh gt kalau kita merelakan sesuatu untuk bahagia” duhh jadi sedih deh Makvee kalau beginii

5. Fakta 5
Lebih dari itu semua Makvee bilang film ini berhasil melebur dan mencampurkan tiga hal yakni kisah keluarga, cinta, dan budaya Jawa yang turut serta benar-benar menjadi satu, bukan hanya sebagai perhiasan namun sungguh menjadi pembelajaran bagi siapa saja yang menonton film ini. 

Terpenting adalah bagi Makvee 2 sosok perempuan Yasnina dan Marjanti adalah contoh 2 perempuan kuat. Yasnina adalah perlambang perempuan modern, metropolis, dan mandiri sementara Marjanti adalah seseorang yang begitu mencintai profesinya dengan tulus dan ikhlas bahkan uang bukanlah sesuatu yang utama yang harus dikejar. Kesanggupan berdamai dengan keadaan, memaafkan diri dan orang lain adalah lambang perempuan berdaya. 

Terima kasih Yasnina. Now, I Believe In Life.

9 komentar:

  1. Betul mb...nikah bukan masalah dulu-duluan..butuh kesiapan untuk menjalaninya..
    Btw ini film memang mengejutkan yw jalan ceritanya..suka-suka...😍

    BalasHapus
  2. Ada Doditnya lucu banget pastinya perannya atau sebaliknya, jadi penasaran pengen nonton. Rangkumannya bikim saya berimajinasi alur filmnya 🤔🤔🤔

    BalasHapus
  3. Yes, setuju. Uang bukanlah segalanya. Tokoh Nina di film ini bener2 menggambarkan tentang keyakinan dan cara mempertahankan harga diri di antara org2 kaya yg tidak berhati. Ahhhh keren ulasannya makvee 🤠

    BalasHapus
  4. Masih penasaran, jadi ini gajadi mantenan apa gimana?

    BalasHapus
  5. keren ceritanya, apalagi budaya jawa baik tentang ritual pernikahan maupun pentingnya paes juga diulas

    BalasHapus
  6. Luar biasa mak vee sering banget update blog..
    Ini aku belum nonto, masih ada nggak sih di bioskop, jadi pengen nonton aku tu...

    BalasHapus
  7. Baca beberapa review film ini, sebenarnya saya pengin nonton, tapi pasti ga ditemenin sama suami :D . Ya udahhh.. nunggu nongol di tipi ajahhhh :D

    BalasHapus
  8. Baru ngeh ada si Dodit ahahhaa. Filmnya apik yaa

    BalasHapus
  9. Aku lihat di tv katanya sih film ini benar2 memperlihatkan ritual budaya kas acara pernikahan. Make up dll nya serasa riil. AKu belum sempat nonton nih hiks :(

    BalasHapus